Walikota Ternate M. Tauhid Soleman bersama Kepala Balai Prasarana Permukiman Utara (BPPW) Maluku Utara Firman Aksara melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Anjungan Paket Pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Makasar Timur Kota Ternate (NSUP), Selasa (14 /06/2022) di Ternate.

Tauhid menyampaikan beberapa poin penting terkait dengan penanganan wilayah kumuh Kota Ternate tentang program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) mengenai pentingnya kolaborasi dan sinergitas antar dinas terkait. 

“Saya mengikuti program KOTAKU sejak tahun 2016 dimana program KOTAKU ini efektif dan transparan sehingga membantu Pemerintah Daerah dalam menangani infrastruktur dasar perkotaan seperti rehabilitasi drainase, pemeliharaan jalan lingkungan hingga tempat pembuangan sampah. Semoga kolaborasi ini bisa terjalin dengan baik di kemudian hari. Kami memang menaruh perhatian khusus untuk tetap berkolaborasi secara bersama-sama untuk menyukseskan agenda pembangunan kota,” ucap Tauhid. 

Pada kesempatan ini, Walikota Ternate juga menghimbau agar dinas terkait harus lebih aktif dalam berkolaboratif untuk menghasilkan usulan pembangunan yang berbasis pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Ternate. 

Turut hadir dalam acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Anjungan Kelurahan Makasar Timur ini Kesultanan Ternate, Kepala BWS Maluku Utara, Pimpinan OPD Kota Ternate, Dirut PDAM, Camat Ternate Tengah, Lurah Makassar Timur, Lurah Soa-sio, LKM AL Khairat Kelurahan Makasar Timur LKM NgaraLamo. 

Dalam sambutannya, Kepala BPPW Maluku Utara Firman Aksara mengapresiasi kinerja Walikota Kota Ternate mengingat dukungan partisipasi dan kerjasamanya sangat membantu penanganan kumuh di Kota Ternate. 

“Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Walikota Ternate sebagai nahkoda penanganan kumuh di Kota Ternate, serta semua pihak yang tergabung dalam keanggotaan Pokja PKP Kota Ternate atas dukungan, partisipasi dan kerjasamanya dalam mengendalikan pelaksanaan paket pekerjaan peningkatan kualitas Permukiman Kumuh Makasar Timur Kota Ternate (NSUP),” sambut Firman. 

Firman menegaskan komitmen BPPW dalam mengubah kawasan ini menjadi kawasan modern yang bebas dari kekumuhan berdasarkan Keputusan Walikota Ternate Nomor: 12/II.4/KT/2020 tanggal 13 Januari 2020 dan luas Kawasan Kumuh di Kelurahan ini adalah 19,33 Ha dengan nilai numerik kekumuhan mencapai 34 (kumuh ringan). Meski demikian, beberapa spot di Kelurahan ini, angka numerik kekumuhannya masih dalam kategori kumuh sedang mendekati kumuh berat. 

“Oleh karena itu, BPPW Maluku Utara berkomitmen untuk mengubah kawasan ini dari kondisi kumuh dan tidak tertata menjadi satu kawasan modern yang bebas dari kekumuhan,” tegas Firman. (Awal/Maya/BPPW Malut/ari)