Mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Papua Barat pada Tahun Anggaran 2021 melaksanakan sejumlah kegiatan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana sekolah dan pembangunan sarana prasarana sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) di Manokwari.

Kegiatan telah selesai dikerjakan dan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari, Rabu (12/1/2022) yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Kepala BPPW Papua Barat Marsudi dan Bupati Manokwari Hermus Indou, dilanjutkan penandatanganan prasasti serta peninjauan gedung sekolah pada peresmian kegiatan Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana SD Inpres 40 Aimasi Manokwari dan LPK Ponpes Darussalam Prafi Manokwari.

Marsudi menyampaikan, kegiatan Tahun Anggaran 2021 yang diserahterimakan meliputi kegiatan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana SD inpres 40 Aimasi, pembangunan jaringan SPAM Manokwari untuk kawasan Manokwari Selatan, Distrik Mansel Kabupaten Manokwari, optimalisasi SPAM IKK Masni dan IKK Warmare, optimalisasi SPAM IKK Manokwari Kawasan Unipa, program Pamsimas padat karya III, program Pamsimas HID Mama dan penyediaan sarana prasarana di Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) di 3 lokasi dengan jumlah lima bangunan di Manokwari.

Untuk kegiatan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana di SD Inpres 40 Aimasi sendiri meliputi renovasi gedung, renovasi KM/WC, pekerjaan lansekap, pekerjaan pagar dan gapura serta menara tandon dan sarana cuci tangan. Sementara untuk kegiatan di Ponpes Darussalam meliputi bangunan MCK yang terdiri dari tempat cuci tangan, mencuci, wudhu, bilik kamar mandi dan bilik kakus serta bangunan IPAL.

Kegiatan Pamsimas meliputi pekerjaan intake, reservoir, jaringan perpipaan untuk transmisi HDPE, sambungan rumah, pelatihan KKM, satlak dan KP SPAMS, peningkatan PHBS dan operasional KKM. Kemudian untuk optimalisasi SPAM IKK di kawasan Unipa Manokwari meliputi kegiatan persiapan, pembangunan intake, pengadaan dan pemasangan pipa GIP/Hd dia, pekerjaan mekanikal elektrikal, rehabilitasi genset dan penyelesaian.

Bupati Manokwari Hermus Indou menyambut baik infrastruktur yang telah dibangun. Berkat Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya, telah banyak membangun infrastruktur di berbagai sektor, baik itu pendidikan, maupun fasilitas dasar masyarakat lainnya sehingga dapat menikmati air bersih maupun sanitasi yang lebih layak.

Dengan telah direhabilitasi dan renovasi SD Inpres 40 ini, Bupati menyebut patut menjadi contoh bagi sekolah lain di Manokwari karena memiliki sarana prasarana yang lebih lengkap dan modern. Perhatian besar Kementerian PUPR ini telah turut membantu keterbatasan anggaran daerah dalam membangun fisik daerah. Maka, saya ucapkan selamat dan sukses kepada para guru dan siswa yang akan memanfaatkannya. Dulu kerusakan berat tetapi sekarang modern, maka mari jaga dan pelihara. “Makan pinang jangan meludah di sembarang tempat. Jaga sekolah ini. Tanpa sekolah, masa depan bisa suram. Mari kita syukuri dan manfaatkan supaya anak kita bisa belajar dengan baik. Jaga aset yang ada, “ pesan Hermus.

Wakil Kepala SD Inpres 40 Aimasi Petrus Rumaropen mengatakan sekolah ini dibangun antara tahun 1984-1985 dengan bahan papan kayu yang sangat sederhana. Namun dengan perjuangan para guru dan tenaga pengajar saat itu, akhirnya banyak melahirkan orang hebat yang kini telah menjabat di pemerintahan maupun mengabdi kepada negara di instansi TNI Polri.

Turut hadir dalam peresmian dan serah terima aset BMN ini Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Wilayah Papua Barat, PPK Prasarana Strategis, Wahyu Tri Nugroho, PPK Sanitasi Rekson Mambrasar, PPK Air Minum, Abdul Azis, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manokwari, Kepala Bappeda Manokwari dan Anggota DPRD Manokwari. (Lilis BPPW-PB/ari)