Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat (BPPW NTB) melakukan Serah Terima Pengelolaan dan Pemanfaatan untuk 5 Sekolah Dasar yang terkena dampak bencana gempa tahun 2018 lalu, yaitu SDN 1 Selat, SDN 2 Sigerongan, SDN 3 Gerimak Indah, SDN 3 Mekar Sari dan SDN 1 Taman Sari di Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2021, Rabu (29/12/2021).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPPW NTB Ika Sri Rejeki dan dihadiri oleh Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, Asisten I Setda Kabupaten Lombok Barat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, Kepala Satker Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah Aprialely Nirmala, PPK Prasarana Strategis Puwanto Joko A., para Kepala Sekolah beserta Bapak/Ibu Guru serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Ika mengatakan bahwa setelah pembangunan lima gedung sekolah dasar ini kita perlu bersama-sama memperhatikan dan memelihara infrastruktur yang telah dibangun agar keberlangsungan pemanfaatannya tetap terjaga. “Kami harapkan juga kepada Bapak/Ibu guru agar bisa menjaga dan memanfaatkan dengan baik. Semoga anak didiknya segera dapat belajar dengan nyaman dan memakainya dengan baik,” ungkap Ika.

Lanjut Ika, sinergitas dan koordinasi antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat dapat berjalan dengan baik sehingga apa yang sudah dan akan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Barat ini berjalan dengan baik.

Pada kesempatan lain, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR melalui BPPW NTB atas perhatian yang luar biasa yang telah selesai membangun ulang 5 gedung sekolah dasar yang terdampak bencana gempa tahun 2018 lalu. “Alhamdulillah 11 sekolah sudah kita bangun dan sekarang 5 sekolah yang sudah diselesaikan pembangunannya dan akan diserahterimakan oleh BPPW NTB kepada Pemda Kabupaten Lombok Barat,” ucap Fauzan.

Bupati Lombok Barat berpesan kepada Kepala Sekolah dan guru yang sekolahnya baru selesai dibangun ini agar selalu menjaga dan merawat sehingga bangunan yang kokoh dan indah ini akan tetap kelihatan bersih dan indah. “Jadikan sekolah ini menjadi sekolah yang hijau dengan ditanami pepohonan yang rindang dan hijau yang bisa menghasilkan oksigen yang dampaknya akan menambah konsentrasi belajar siswa,” tutup Fauzan. (Humas/BPPWNTB/ari)