Secara khusus, pendidikan adalah suatu usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk mempersiapkan generasi muda agar memainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat di masa yang akan datang. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dibutuhkan prasarana yang sesuai dengan standar guna menunjang proses belajar mengajar, perlu dilakukan pembangunan, rehabilitasi, atau renovasi prasarana sekolah sebagaimana tercantum pada Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam pelaksanaan amanat Perpres tersebut, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten telah melakukan kegiatan Rehabilitasi dan Renovasi bangunan prasarana sekolah khususnya di Kabupaten Lebak. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Prasarana Strategis BPPW Banten Sonny Alissa mengungkapkan bahwa pada TA 2020-2021 melalui kegiatan renovasi dan rehabilitasi prasarana sekolah telah terbangun sebanyak 18 sekolah yang terdiri dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang tersebar di Kecamatan Banjarsari, Cijaku dan daerah Lebak Selatan di Kabupaten Lebak. 

Pelaksanaan kegiatan renovasi dan rehabilitasi sekolah di Kabupaten Lebak tersebut, telah melalui proses monitoring dan pengendalian agar menghasilkan kualitas bangunan yang lebih baik,” tambah Sonny. 

Lebih lanjut, Kepala BPPW Banten Rozali Indra Saputra, Jumat (25/06/2021) berharap agar sekolah yang telah direnovasi dan direhabilitasi dapat membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan berkualitas, dan dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. (AFQ/SNY/BPPWBANTEN/ari)