Program peningkatan kualitas permukiman perkotaan pada saat ini fokus pada mempercepat pencapaian standar minimum untuk layanan perkotaan, mempromosikan komunitas dan kota hijau, kota yang aman, tangguh, inklusif dan cerdas, yang diharapkan dapat memupuk inovasi, kreativitas, dan produktivitas untuk pencapaian RPJMN 2019 dan akan dilanjutkan di RPJMN 2020-2024, semua hal tersebut pada intinya untuk memberantas kemiskinan, mencapai kota-kota yang bebas dari permukiman kumuh serta mewujudkan kota berkelanjutan.

Untuk mewujudkan amanah tersebut, Direktorat Jenderal Cipta Karya menginisiasi dengan pembangunan platform kolaborasi melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Program KOTAKU di topang oleh sebuah sistem organisasi yang solid mulai dari tingkat pusat hingga tingkat kelurahan, mulai dari Pemerintah hingga masyarakat adalah bagian yang tidak terpisahkan didalamnya. 

Dalam sambutannya Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Utara Fasri Bachmid, beberapa waktu lalu menyampaikan serah terima asset kegiatan BPM merupakan bentuk pertanggungjawaban kolaborasi dan kerja keras masyarakat melalui Lembaga Keswadayaan Masyarakat, Lurah/Kepala Desa, dan Kelompok penerima manfaat program KOTAKU yang telah melaksanakan pembangunan berbagai jenis kegiatan infrastruktur pada tahun 2019. 

Fasri menambahkan kegiatan pembangunan infrastruktur 2019 di Kota Tidore Kepulauan yang tersebar di 15 kelurahan yaitu Kelurahan Rum, Rum Balibunga, Kusu Sinopa, Payahe, Kosa, Lifofa, Sela Malofo, Hager, Wama, Tagalaya, Kusu, Ake Kolano, Gosale, Lola, dan Oba, dengan mendapatkan total alokasi anggaran senilai Rp. 16,4 miliar dimana seluruh anggaran tersebut sudah termanfaatkan untuk membangun berbagai jenis aset infrastruktur dalam pengurangan kumuh, antara lain, bangunan pengolahan sampah/TPS 3R , drainase lingkungan, jalan paving block, Instalasi Pengolahan Air Sederhana (IPAS),  jalan beton, MCK Mandi + Cuci + Kakus, Sumur Bor, Sumur Gali, dan Ruang Terbuka Hijau (Taman Lingkungan, Taman rekreasi/hiburan). 

Turut hadir dalam agenda serah terima kegiatan BPM, Wakil Walikota Tidore Muhammad Senen yang menyampaikan, Pemerintah Kota Tidore sangat mengapresi dan berterima kasih atas kerja keras team program KOTAKU yang selama ini telah berupaya dalam mempercepat penanganan permukiman kumuh di Kota Tidore Kepulauan.

“Kehadirah program KOTAKU di Kota Tidore Kepulauan sangat bermanfaat dalam mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, rapi, indah dan bebas dari kumuh,” ungkap Senen. (tatik/maya/BPPW Maluku Utara/ari)