Guna memastikan pelaksanaan pembangunan Huntap di Kawasan Huntap Pombewe berjalan sesuai dengan yang diharapkan, Kasubdit Kawasan Permukiman Wilayah III Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya, Aswin G. Sukahar, melaksanakan monitoring lapangan ke lokasi tersebut, Kamis (26/11/2020).

Aswin yang didampingi PPK PKP I Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah, Azmi Hayat, meninjau lokasi pembangunan Reservoar SPAM yang ada di kawasan Huntap Pombewe ini. 

Di lokasi ini, Aswin meminta PPK PKP I untuk memperhatikan desain dari SPAM ini, khususnya reservoar. “Desain SPAM di Pombewe ini tolong diperhatikan. Dijaga agar sesuai dengan desain arstitekturnya,” ucap Aswin. 

Melanjutkan kunjungannya, Kasubdit Wilayah III menemui pihak Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Pengawas di Direksi Kit. Dalan pertemuan itu menekan 3 hal penting yang harus dilaksanakan dengan segera. 

“Untuk teman-teman pelaksana dan pengawas saya tekankan 3 hal penting kali ini. Jadi tolong diingat baik-baik. Pertama adalah penyampaian laporan harian, mingguan, dan bulanan. Terutama laporan harian. Tolong disampaikan secara continue, jangan sampai bolong,” pinta Aswin. 

Hal kedua yaitu menyoal deadline pekerjaan yang saat ini sebenarnya progressnya sudah mundur dari target awal. “Dan perlu teman-teman semua ingat bahwa saat ini kita sudah molor dari jadwal awal. Konsekuensi dari keterlambatan ini yang nanti akan kita hadapi tidak hanya sekedar yang terlihat atau tersampaikan saat ini,” jelas Aswin. 

Sementara hal ketiga yang disampaikan Aswin adalah tentang stock opname. “Yang terakhir saya hendak sampaikan menyangkut soal stock opname. Ingat, stock opname itu maksimal di tanggal 10 Desember. Kenapa tanggal 10, karena mencegah terjadi adanya antrian,” ucap Aswin. 

Sebelum beranjak meninggalkan lokasi, Aswin tak lupa mengingatkan ketika bekerja itu harus sistematis dan punya rencana cadangan. “Tak lupa saya ingatkan juga, bekerja pakai backup plan. Agar kita bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi,” tutup Aswin. (Rian- BPPW Sulteng/ari)