Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah melalui PPK Penataan Bangunan dan Lingkungan bersama PT. Waskita Karya melaksanakan penandatanganan kontrak kerja Pekerjaan Rehabilitasi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Senin (16/11/2020) di ruang rapat Kantor Sementara BPPW Sulawesi Tengah.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BPPW Sulawesi Tengah Ferdinand Kana Lo, Kepala Sub Bagian Umum dan Tata Usaha Kusumawati, Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah 2 Guntur Irawan, PPK PBL BPPW Sulawesi Tengah Bayu Dwi Rahmatyo, dan perwakilan dari PT. Waskita Karya (Persero).

Dalam arahannya, Ferdinand mengatakan bahwa akhirnya setelah melalui proses panjang telah terpilih kontraktor yang akan mengerjakan proyek rehabilitasi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.

“Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah merupakan kegiatan pertama yang menggunakan dana pinjaman CERC/LOAN pertama di tahap dua. Dan perlu dicatat bahwa ini merupakan sebuah proses panjang, jadi kita harus segera mengerjakannya,” ujar Ferdinand.

Ferdinand berharap kegiatan rehabilitasi Kantor Kejaksaan Tinggi ini dapat segera dilaksanakan dengan baik. “Saya harap antara kontraktor bersama dengan PPK PBL untuk melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Serta dapat mengacu pada peraturan perundang-undangan, jangan sampai terjadi masalah di kemudian hari,” tutup Ferdinand.

Pembangunan kembali Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah ini akan memakan waktu selama 12 bulan dengan nilai pembangunan sekitar sebesar Rp107 miliar dari pagu anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp148 miliar. Dengan luas bangunan 12.468 m² dan berlantai 6, bangunan ini sudah dirancang untuk tahan gempa dan memenuhi kaidah bangunan hijau (Green Building), serta dalam manajemen pelaksanaannya akan menggunakan Building Information Modeling. (Rian- BPPW Sulteng/ari)