PDAM Kabupaten Gowa Raih Reward dari Kementerian PUPR
Foto: PDAM Kabupaten Gowa Raih Reward dari Kementerian PUPR
Dengan Trade Kredit, PDAM Kabupaten Gowa Raih Reward dari Kementerian PUPR

Kabupaten Gowa-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gowa mendapatkan reward dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp17,7 miliar karena telah membangun IPA IKK Bonto Marannu berkapasitas 100 liter per detik melalui alternatif pembiayaan skema trade Credit.

Mewakili Direktur Air Minum Kementerian PUPR, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulsel, Ahmad Asiri menyampaikan reward sebesar Rp17,7 miliar dari Program National Urban Water Supply Project (NUWSP) akan diberikan melalui dua bentuk bantuan yaitu Bantuan Stimulan berupa optimalisasi SPAM Barombong dengan alokasi sebesar 13,2 miliar dan Bantuan Skema Pendamping berupa pembangunan jaringan perpipaan SPAM Kecamatan Pattalasang sebesar 4,5 miliar. Dua paket kegiatan bantuan tersebut akan dilakukan konstruksi pada Bulan Juli 2021 dimana status saat ini masih dalam penyusunan dokumen perencanaan oleh Pemda/PDAM dan pemenuhan - readiness criteria (RC) lainnya.

"Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa dan dan PDAM Tirta Jeneberang yang telah memanfaatkan alternatif pembiayaan melalui skema trade credit dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur SPAM," kata Asiri dalam acara Peresmian IPA IKK Bonto Marannu Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, yang diselenggarakan secara tatap muka terbatas di IKK Borongloe Kab. Gowa, Selasa (09/03/21).

Dalam melakukan trade credit tersebut PDAM Tirta Jeneberang memanfaatkan pinjaman perbankan melalui Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan - Barat (BPD Sulselbar) sebesar Rp13,5 miliar dari total investasi sebesar Rp15 miliar dengan bunga 10,5% yang dicicil selama 5 tahun dengan masa grace period 1 tahun. Pembangunan IPA IKK Bonto Marannu berkapasitas 100 liter per detik ini diharapkan dapat melayani air minum sekitar 8.000 Sambungan Rumah.

PDAM Kabupaten Gowa menjadi salah satu contoh BUMD air minum yang berani berinisiatif melakukan pengembangan pelayanan SPAM melalui kerjasama business to business (B-to-B) dengan jenis trade credit. Bentuk kolaborasi pendanaan yang dilakukan oleh PDAM ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi BUMD Air Minum lainnya untuk berani memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan alternatif diluar APBN maupun APBD. Kementerian PUPR mendorong PDAM lainnya agar memiliki mindset bahwa pelaksanaan pengembangan infrastruktur SPAM tidak hanya bergantung kepada APBN/APBD saja dan melihat peluang bahwa pendanaan non-publik untuk sektor air minum merupakan kegiatan yang dapat dilaksanakan dengan perencanaan yang baik dan outcome yang tepat sasaran. (Pspam/elmy/suly)

Print Berita