SPAM Regional Guna Penuhi Cakupan Pelayanan Air Minum Di Lombok

Ketersediaan air baku untuk air minum di Pulau Lombok secara geografis tidak merata, mengakibatkan cakupan pelayanan air minum di kabupaten/kota belum merata. Dibutuhkan kerja sama daerah untuk membentuk suatu sistem SPAM yang dapat meningkatkan cakupan layanan air minum dengan memanfaatkan sumber air baku secara bersama. SPAM Regional Pulau Lombok merupakan salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
  
  

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB melakukan rapat koordinasi yang dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, Kepala Bidang Cipta Karya Provinsi NTB, PT. Reka Cipta Bina Semesta, PDAM Giri Menang Provinsi NTB, Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTB yang diwakili Kasi Perencanaan dan PPK SPAM Provinsi NTB untuk membahas perencanaan SPAM Regional tersebut, beberapa waktu lalu.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi NTB yang diwakili Kasi Perencanaan Indra Rulianti menjelaskan perencanaan SPAM Regional Pulau Lombok dibangun untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum dimana capaian akses air minum saat mencapai 72,69 %, masih terdapat gap sebesar 27,31%. Kebutuhan air di Pulau Lombok diproyeksikan sebesar 5.801 liter/detik dimana pada tahap 1 pembangunan SPAM Regional akan menyediakan air sebesar 2.505 liter/detik dan pada tahap 2 sebesar 5.043 liter/detik.

“Dengan adanya perencanaan pembangunan SPAM Regional ini nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum di Pulau Lombok secara merata, namun adapun usulan ini menjadi kegiatan strategis provinsi, tetapi saat ini readiness criteria seperti MoU, PKS, Amdal dan kesiapan lahan masih belum memiliki data konkritnya. Sehingga apabila persyaratan tersebut dapat terpenuhi akan dianggarkan dana dari APBN,” tutur Rulianti.

Selain itu, pembangunan SPAM Regional Pulau Lombok ini juga diperuntukkan untuk mendukung kebutuhan air minum pada Sirkuit MotoGP di KSPN Mandalika. Pada tahap awal, sumber air akan diambil dari Sungai Segare untuk dialirkan ke KSPN Mandalika. (BPPW NTB/ari)