Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Provinsi Kalimantan Selatan gelar Rapat Koordinasi Monitoring Kegiatan PAMSIMAS III Tahun 2017, Selasa (10/10/2017) di Banjarmasin.

Kabid Cipta Karya yang diwakili Kepala Seksi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dinas PU Provinsi Kalimantan Selatan Isma Agrianti, mengungkapkan bahwa program Pamsimas berperan dalam menyediakan dukungan finansial untuk investasi fisik, baik berupa sarana dan prasarana maupun dukungan manajerial, teknis dan pengembangan kapasitas pelaku program, seperti Satker PIP, petugas e-Monitoring, konsultan pendamping dan fasilitator.

“Tantangan kedepan cukup besar mengingat program Pamsimas I dan II sudah ada di 837 desa, dan tambahan sebanyak 174 desa di Pamsimas III pada tahun 2017 untuk Provinsi Kalimantan Selatan. Begitu juga untuk persiapan 2018 akan ada 195 desa usulan tambahan yang penetapannya akan ditentukan akhir November,” ungkap Isma.

Isma menambahkan Program Pamsimas telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen sebagai alat pemantau pelaksanaan maupun pencapaian program, sebagai basis analisa pengambil keputusan, dalam penganggaran dan perencanaan program, serta memberikan  informasi mengenai capaian, kinerja pelaksanaan dan paska pelaksanaan.

Kegiatan tersebut diharapkan akan mendorong pihak-pihak terkait untuk dapat berkolaborasi dalam pemanfaatan sumber dana, baik dari pemerintah ataupun swasta, sumber daya manusia terutama pengembangan kapasitas dengan pihak diluar,  serta pencapaian target universal pada 2019 dapat diwujudkan. (HRD KALSEL/dewi)