Dalam rangka peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), sejak tahun 2012 Direktorat Pengembangan SPAM menginisiasi program Center of Excellence yang merupakan inovasi baru dalam program pelatihan. Program tersebut menggunakan 2 pendekatan utama yaitu percepatan dan pendistribusian. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pengembangan SPAM yang diwakili oleh Kepala Subdit Perencanaan Teknis, Meike Kencanawulan dalam acara Uji Coba Modul Customer Relation (CR) dan Financial Analysis Management (FAM) Program Center of Excellence, di Jakarta(08/08/2017).

”Bicara mengenai SDM sektor air minum pada umumnya, dan SDM PDAM pada khususnya, tidak bisa kita lepaskan bahwa masih ada permasalahan dengan komponen SDM ini, diantaranya adalah masih adanya proses rekruitmen SDM yang tidak sesuai dengan kompetensinya, serta masih terbatasnya kapasitas dan kapabilitas SDM terhadap pekerjaan yang ditanganinya, yang dalam jangka panjang akan mempengaruhi kinerja individu yang bersangkutan dan kinerja institusi secara keseluruhan,” tutur Meike. 

Pelaksanaan program Center of Excellence sudah memasuki tahun ke-5 dan telah berhasil mencetak para pembina nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Dalam perjalanan program Center of Excellence ini, telah dilaksanakan kerjasama dengan pihak JICA untuk memperkaya substansi program Center of Excellence dengan menyusun 2 modul baru yaitucustomer relation dan financial analysis management

“Namun, sebagai outcome dari kegiatan ini, diharapkan tidak hanya peningkatan pengetahuan dari peserta ataupun PDAM mengenai materi yang disampaikan, namun juga diperoleh masukan terhadap kualitas modul yang digunakan dalam pelaksanaan bimbingan teknis, sehingga modul-modul ini mudah dipahami, menarik untuk dipelajari, serta tepat sasaran terhadap target peningkatan kompetensi SDM PDAM,” kata Meike. 

Lanjut Meike, masukan dan saran dapat terkait materi modul, interpretasi modul dalam silabus bimbingan teknis, maupun metodologi pelaksanaan praktek. Berbagai input yang didapat sebagai hasil konsinyasi ini akan ditindaklanjuti, sehingga pada pelaksanaan program Center of Excellence tahun 2017 dan selanjutnya menjadi lebih baik. 

Penyelenggaraan program Center of Excellence merupakan dukungan Direktorat Pengembangan SPAM kepada Balai Teknik Air Minum, yang berada di bawah Sekretariat Direktorat Jenderal Cipta Karya, yang mempunyai tugas dan fungsi untuk meningkatkan kompetensi SDM melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan bagi SDM bidang air minum dengan mengajarkan materi-materi yang menjadi permasalahan sehari-hari di PDAM. 

Meike berharap para pembina dan peserta uji coba modul ini dapat menjadi pionir perubahan di PDAM masing-masing melalui implementasi ilmu dan wawasan yang telah didapatkan selama mengikuti program Center of Excellence

“Kami menyadari bahwa dalam rangka mewujudkan para pembina yang kompeten di bidangnya, diperlukan modul bimbingan teknis yang aplikatif, praktis dan mampu menangkap berbagai permasalahan. Untuk kesempatan kali ini khususnya dalam pelayanan pelanggan dan manajemen analisis keuangan,  yang selanjutnya akan digunakan pada saat pelaksanaan bimbingan teknis di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tutup Meike.(ari)