Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman melalui Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Papua Barat menggelar Pembinaan Teknis Petugas Pelaporan dan Perbendaharaan Tahun Anggaran 2017 di Kota Sorong Papua Barat, Kamis (13/7/2017).

Kegiatan dibuka oleh PPK Randal PIP Provinsi Papua Barat, Jamaludin Ugar. Dalam arahannya, Jamaludin mengatakan, pembinaan teknis petugas pelaporan dan perbendaharaan bertujuan untuk memberikan pembinaan serta pemahaman bagi personil Satker PIP yang ditunjuk sebagai petugas perbendaharaan dalam pelaksanaan kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat di kabupaten/kota. 

Lanjut Jamaludin, kegiatan ini juga untuk mempersiapkan sistem pelaporan anggaran yang berkaitan dengan infrastruktur yang baik dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan. Untuk itu, Jamaludin berharap agar peserta bisa memahami tugas pokok dan fungsinya agar pelaporan yang dibuat berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadirannya dan mengharapkan partisipasi aktif dari para peserta sampai kegiatan ini selesai agar tujuan, sasaran maupun outputnya bisa tercapai,” kata Jamaludin. 

Masih dalam kegiatan ini pula, PPK Randal dan PIP Provinsi Papua Barat mengundang narasumber dari kantor wilayah perbendaharaan Provinsi Papua Barat, KPKNL Provinsi Papua Barat dan KPPN Sorong yang menyampaikan materi tentang kebijakan penggunaan aplikasi SAIBA dengan mendukung pelaporan keuangan kegiatan IBM TA 2017, kebijakan penggunaan aplikasi SIMAK/BMN dengan mendukung pelaporan keuangan kegiatan IBM TA 2017 dan tentang kebijakan dan mekanisme pencairan dana pelaksanaan kegiatan IBM TA 2017. Selain itu, materi dari tim Randal Papua Barat tentang aplikasi kelas e-Mon regular, aplikasi e-Mon DAK dan Aplikasi kelas SAIBA SAS, SIMAK-BMN.  

Kegiatan ini dihadiri petugas pelaporan dan perbendaharaan dari 4 daerah, yakni Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Manokwari. Sementara kabupaten lainnya masih sementara dalam proses. (Lilis Randal Barat/ari)