Dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan personil Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah untuk mencegah dan melindungi bangunan gedung dan keselamatan manusia terhadap bahaya kebakaran, Dinas Pekerjaaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Dalam Penanganan Resiko Kebakaran pada kegiatan Pengawasan Teknis Pengelola dan Penyelenggara Gedung Milik Daerah Tahun Anggaran 2017.

Sosialisasi ini dilaksanakan Selasa (18-19/04/2017) dan diikuti 80 peserta, dan juga dihadiri oleh Toni Mukartono dari pemerharti bangunan gedung, Muhamad Haddin dari Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Daniel Sanda Nafud dan Darwanto dari Dinas Kebakaran Kota Semarang sebagai narasumber kegiatan. 

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka olehKepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah yang diwakilkan oleh Sekretaris Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Agus Supriyanto. 

’’Pemerintah telah berupaya untuk meminimalisir terjadinya bencana kebakaran dengan menerbitkan regulasi yang berkaitan dengan kebakaran gedung melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung disertai PP No. 36 tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, telah mensyaratkan bahwa proteksi terhadap kebakaran adalah hal yang mutlak pada setiap bangunan gedung berdasarkan fungsi dan klasifikasinya,’’ ujar Agus dalam sambutannya. 

Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk lebih meningkatkan pemahaman peserta sebagai tindakan pencegahan dan penanggulangan awal terhadap resiko kebakaran, peserta dilatih untuk tanggap bencana kebakaran melalui simulasi yang akan diberikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. 

Agus berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat memberi nilai tambah bagi peserta untuk lebih paham dalam menanggulangi kebakaran sebagai penanganan awal bahaya kebakaran.(raandal jateng/ari)