Dalam rangka rangkaian peringatan hari Air Dunia XXV, Pemerintah Kota Padang melaksanakan gotong royong bersama komunitas peduli cinta sungai di daerah aliran sungai (DAS) Batang Arau Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Lubuk Begalung, Rabu (19/4/2017).

Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah dalam sambutannya menyambut baik kegiatan gotong royong ini, karena sungai yang menjadi pusat pertumbuhan dan peradaban pada masa dahulu, saat ini sudah tidak diabaikan lagi keberadaannya. Lebih lanjut Mahyeldi Ansyarullah mengungkapkan, kondisi yang sangat memprihatinkan pada sungai dan air di Kota Padang, yang mana ketika musim panas terjadi kekeringan sedangkan dalam musim hujan sungai menjadi meluap, kondisi ini menandakan kapasitas air di hulu sangat minim, dan hal ini akan menjadi ancaman kekeringan untuk Kota Padang. 

Menyikapi ancaman kekeringan, Pemerintah Kota Padang mengambil langkah akan membuat banyak embung sebagai penangkap air. “Dalam usaha menyelamatkan air dan mewaspadai ancaman kekeringan, kami berencana akan membuat banyak embung” tutur Mahyeldi. 

Gotong royong ini dihadiri oleh Satuan Kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Wilayah Sungai Sumatera V,  jajaran pemerintahan Kota Padang, Komunitas pencinta sungai Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dan kelompok organisasi masyarakat (ormas). Rangkaian acara gotong royong ini terdiri dari pemberian bibit pohon, pemberian alat kebersihan, dan gotong royong di daerah aliran Sungai Batang Arau. (rjp/randalsumbar/ari)