Kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan dalam memanfaatkan dan melestarikan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan sangat dibutuhkan, maka dari itu Kemeneterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setiap tahunnya memperingati Hari Air Dunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret sesuai ketetapan PBB.

Dalam peringatan Hari Air Dunia (HAD) XXV tahun 2017 mengambil tema, Air dan Air Limbah dengan tag line  Bersama Kita Selamatkan Air Untuk Kehidupan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar aksi bersih kanal, Minggu (19/03/2017) di Makassar. 

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan sebagai koordinator Satker sektor Ditjen Cipta Karya di Provinsi Sulawesi Selatan menggelar aksi bersi Kanal di dua lokasi yaitu Kanal Jongaya jl. Landak Baru dan Kanal Sinrijala di kawasan Pettarani Kecamatan Panakkukang Kelurahan Karawisi Kota Makassar. 

Kepala Satker PSPLP Provinsi Sulsel Antonius Pongsilurang mengatakan, air merupakan kebutuhan dasar dalam kehidupan manusia dan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia menyebabkan polusi terhadap air, ini tentu memberi dampak negatif terhadap lingkungan bahkan pencemaran terhadap air. 

“Diharapkan pelaksanaan kegiatan aksi bersih kanal yang melibatkan semua steakholder dan unsur masyarakat dapat mendorong dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepedulian lingkungan khususnya air. Selain itu peran dari para generasi mudah sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Maka dari itu dalam aksi ini dilibatkan para Duta Sanitasi Provinsi Sulawesi Selatan,”kata Antonius. 

Selain Satker PSPLP, PKP, PSPAM, PBL dan PPK Randal turut juga berpartisipasi PPK Tanggap Darurat Permukiman Regional V Makassar dengan bantuan dump truck sebagai pengangkut sampah. (Jamal Randal SulSel/ari)