Dalam rangkaian kunjungan kegiatannya di Kepulauan Riau, Sesditjen Cipta Karya T. Iskandar beserta Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) Edward Abdurrahman melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi penataan kawasan kumuh Kampung Bugis dengan didampingi oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepulauan Riau, Kepala Satuan Kerja dan PPK PKP, Sabtu (26/10/2019).

Dalam rangkaian kunjungan kegiatannya di Kepulauan Riau, Sesditjen Cipta Karya T. Iskandar beserta Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman (KIP) Edward Abdurrahman melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi penataan kawasan kumuh Kampung Bugis dengan didampingi oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepulauan Riau, Kepala Satuan Kerja dan PPK PKP, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini sendiri merupakan salah satu program prioritas penanganan kawasan kumuh Kota Tanjungpinang. Kota Tanjungpinang sendiri masuk dalam 32 Kabupaten/Kota Prioritas dalam penanganan kawasan kumuh di Indonesia pada tahun 2018.

Dalam kunjungannya, Iskandar menyampaikan pentingnya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengelola dan menjaga infrastruktur yang sudah terbangun sehingga dapat tetap optimal dimanfaatkan oleh masyarakat. Sementara Direktur KIP juga menyampaikan pentingnya edukasi kepada masyarakat, terutama terkait dengan pentingnya menjaga lingkungan di sektor persampahan.

Disampaikan oleh Kepala BPPW Kepulauan Riau Albert Reinaldo, pelaksanaan penataan kawasan kumuh Kampung Bugis yang telah dilaksanakan pada tahun 2018 akan dikoneksikan dengan kawasan Senggarang melalui kegiatan penataan skala kawasan Senggarang yang akan dilaksanakan pada tahun 2020. Dengan demikian, keberadaan infrastruktur ini selain dapat menangani kawasan kumuh juga dapat mengubah wajah kawasan dan meningkatkan manfaat pada masyarakat, utamanya dari sektor pariwisata.