Dalam rangka mewujudkan hunian yang bersih dan sehat, Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman melakukan percepatan pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Tahun Anggaran 2019, di Surabaya, Senin (09/09/2019).

Dalam sambutan pembukannya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman M. Rudy Ermawan menegaskan, program KOTAKU sebagai strategi Program Pemerintah Pusat melalui Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR adalah bagian dari usaha Pemerintah untuk mengejar target kinerja yang dituangkan dalam RPJMN 2015-2019, yaitu menangani kawasan permukiman kumuh perkotaan seluas 38.431 ha. Harapannya, pada akhir tahun 2019 luasan kumuh yang ditargetkan berkurang menjadi 0 ha.

“Kami selaku Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Rapat Koordinasi Tingkat Nasional Tahun 2019 oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, kegiatan ini merupakan bagian dari usaha untuk melihat secara komprehensif pelaksanaan program KOTAKU sampai dengan pertengahan tahun 2019, sehingga kegiatan ini juga bisa menjadi media melakukan komunikasi dan koordinasi antar pelaku dan stakeholder program KOTAKU antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat,” tutur Rudy.

Lebih lanjut Rudy menjelaskan, program KOTAKU memiliki relevansi dengan program Jatim Sejahtera dan Jatim Akses yang mengutamakan pembangunan dan penataan infrastruktur untuk menjamin adanya keterpaduaan dan integrasi antar wilayah di Jawa Timur.

“Sebagai salah satu implementasi dari kebijakan dan strategi pembangunan infrastruktur dan pengembangan permukiman, program KOTAKU memiliki kesesuaian dengan visi misi pembangunan Provinsi Jawa Timur. Khususnya selaras dengan semangat Nawa Bhakti Satya yang sejak awal dikumandangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Oleh karenanya, program yang dilakukan Pemerintah Pusat harus tetap disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi agar proses keterpaduan antar wilayah bisa segera terwujud,” ungkap Rudy.

Rudy berharap, seluruh peserta dapat mengikuti acara ini mulai awal hingga akhir sehingga pelaksanaan program KOTAKU dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan bersama dan dapat bermanfaat bagi masyarakat “Saya memiliki keyakinan kuat bahwa acara ini dapat memberikan manfaat besar dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat di masa yang akan datang,” tutup Rudy.

Peserta yang mengikuti acara ini yaitu dari perwakilan unsur Pemerintah Pusat dari Ditjen Cipta Karya, Kasi Pelaksanaan dan PPK PKP Balai Prasarana Permukiman Wilayah di Pulau Jawa dan Kalimantan, Kasatker dan PPK PKPBM Kabupaten/Kota di Pulau Jawa dan Kalimantan serta konsultan manajemen pusat. (bap/bppwjtm/ari)