Dalam rangka mendorong ketersediaan data dan informasi serta mewujudkan keterpaduan data dan informasi, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat (BPPW Sumbar), Rabu (11/09/2019) menggelar Workshop Pendampingan Satu Data Bidang Cipta Karya di Padang.

Kepala Seksi Perencanaan BPPW Sumbar Bayu Novianto mengungkapkan, bahwa satu data adalah sebuah inisiatif Pemerintah untuk mendorong pengambilan kebijakan berdasarkan data yang benar. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan pemenuhan atas data yang akurat. 

Satu data memiliki tiga prinsip utama, yaitu satu standar data, satu metadata dan satu portal data. Dengan demikian, pemanfaatan data Pemerintah tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal antar instansi tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik. 

Manfaat satu data antara lain meningkatkan kualitas kebijakan Pemerintah memperbaiki alur koordinasi data Pemerintah, meningkatkan akuntabilitas badan publik, peningkatan layanan publik, inovasi dan nilai ekonomis. 

Sementara itu Kepala BPPW Sumbar Syafriyanti dalam sambutannya di hadapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 19 kabupaten/kota menuturkan untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan tugas perencanaan dan pengendalian pembangunan infrastruktur permukiman yang membutuhkan ketersediaan data yang lengkap, sistematis dan valid perlu dilaksanakan pengumpulan dan identifikasi data. “Untuk lebih optimalnya pelaksanaan tugas perencanaan dan pengedalian dibutuhkan data yang valid sehingga workshop ini merupakan momentum untuk menuntaskan permasalahan data” ujar Syafriyanti. (rjp/bppwsumbar/ari)