Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghibahkan aset barang milik negara (BMN) kepada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan sebesar Rp626 miliar.

Dirjen Cipta Karya yang diwakili oleh Sesditjen Cipta Karya T. Iskandar saat membuka Penandatanganan Naskah dan Berita Acara Serah Terima Hibah BMN di Jakarta, Kamis (22/08/2019) mengungkapkan, Aset BMN yang dihibahkan mencakup bidang Bina Penataan Bangunan (BPB), bidang Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), bidang Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP), dan bidang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSPAM) yang perolehan dananya bersumber dari APBN Direktorat Jenderal Cipta Karya.

“Saat ini dilakukan penandatanganan naskah dan berita acara serah terima hibah BMN dari Direktorat Jenderal Cipta Karya kepada Pemerintah Daerah Sumatera Selatan yang terdiri dari 1 Pemerintah Provinsi, 4 Pemerintah Kota, dan 12 Pemerintah Kabupaten,” kata T. Iskandar.

Iskandar menambahkan, infrastruktur yang dihibahkan antara lain bangunan Mandi Cuci Kakus (MCK), saluran drainase, tempat pembuangan akhir sampah, jaringan distribusi air minum, taman permanen (ruang terbuka hijau), sarana olahraga berupa venuedayung dan shooting ringdi Jakabaring, jalan lingkungan, dan infrastruktur bidang Cipta Karya lainnya.

“Kami harap dengan ditandatanganinya naskah dan berita acara serah terima hibah BMN ini, Pemerintah Daerah dapat lebih optimal dalam memanfaatkan serta memelihara BMN tersebut sehingga dapat meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” harap T. Iskandar.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya atas dukungannya dalam membangun infrastruktur di Provinsi Sumatera Selatan mulai dari sarana prasarana Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013, Asean University Games 2014 dan Asian Games 2018.

“Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan Kementerian PUPR yang telah menghibahkan asetnya. Dan kami tetap berharap bantuan dalam bentuk lainnya, sehingga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk  kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan sesuai dengan visi dan misi Gubernur kami yaitu Maju Untuk Semua,” ujar Nasrun.(bns)