Sejalan dengan gerak langkah pembangunan, khususnya Kabupaten Tangerang, yang berstatus sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta, maka sudah sewajarnyalah Kabupaten Tangerang melakukan evolusi dan revolusi secara bertahap dalam hal pembangunan segala bidang. Maka dengan itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten siap mendukung pembangunan di wilayah Desa Ketapang, Kabupaten Tangerang. Bertempat di Kantor Bupati Tangerang, BPPW Banten membahasmasterplan Ketapang dengan Bupati Tangerang, Selasa (06/08/2019).

Dalam pertemuan ini, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berharap di Desa Ketapang bukan lagi mengelola sampah namun pemusnahan sampah melihat sampah yang ada tidak mungkin dikelola lagi. Menurut Bupati Tangerang permsalahan besar yang terjadi adalah memusnahkan sampah.

Zaki juga menambahkan relokasi terkait pembangunan ini akan sulit karena banyak warga yang menolak, oleh karena itu harus dipikirkan cara lain selain relokasi warga agar pembangunan ini berjalan dengan baik dan aman.

Desa Ketapang sendiri merupakan daerah pesisir yang memang sangat membutuhkan dukungan pembangunan guna meningkatkan sosial ekonomi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dengan tingkat kekumuhan yang tinggi dan penumpukan sampah yang tidak terselesaikan sampai saat ini.

Dengan membangun Desa Ketapang, BPPW Banten siap mewujudkan kawasan kumuh menjadi kawasan yang indah untuk dilihat dan dikunjungi. Kepala BPPW Banten Indra Saputra mengungkapkan, dorongan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat membantu BPPW untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Tangerang, baik terkait lahan dan juga dukungan lainya.

Indra juga berharap bangunan yang sudah dibangun nanti akan dipelihara dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang dan harus siap menerima aset yang sudah dibangun. Menanggapi terkait relokasi, Kepala BPPW Banten merekomendasikan tahap pembinaan kepada warga yang bangunannya berada di tanah Pemerintah. (ero/yoga/ari)