Peran Kementerian PUPR dalam mendukung gerakan hidup sehat terus dilanjutkan, oleh karena itu Paguyuban Dharma Wanita Kementerian PUPR Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Kegiatan Cuci Tangan dengan Sabun di TK Putra I Makassar Senin (29/07/2019).

Dalam hal ini, Ketua Paguyuban Dharma Wwanita Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulsel Isnaeni Ahmad Asiri mengatakan, kegiatan ini bermaksud memberi edukasi kepada anak sejak dini, pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dengan gerakan cuci tangan. Dengan kegiatan ini diharapkan akan menjadi sebuah kebiasaan di saat akan memulai dan selesai makan. Kesehatan dalam tubuh tentunya dimulai dengan kebersihan asupan makanan yang dikonsumsi, harus bebas dari kuman dan semua berawal karena adanya tangan yang sehat dan bersih. 

“Mendidik anak sedini mungkin berperilaku hidup sehat sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, jadi sebagai seorang perempuan atau ibu harus terus mengajar atau membimbing anak-anak agar hidup sehat dan bersih dengan cara cuci tangan pakai sabun baik sebelum makan, sesudah makan ataupun setelah melakukan aktivitas karena kuman atau bakteri tidak dapat dilihat dengan kasat mata,” kata Isnaeni. 

Lanjut Isnaeni, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, perlu proses yang berkesinambungan dan edukasi secara terus menerus kepada anak-anak sedari dini. Dan tentunya seluruh pihak, baik itu bagi guru sebagai pendidik di sekolah, dan orang tua yang senantiasa harus selalu mengajarkan pentingnya mencuci tangan secara baik dan benar.  

“Kami mewakili Kementerian PUPR mendukung dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini yang telah dicanangkan menjadi program nasional sebagai bagian dari kabinet kerja OASE (Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja).  Semoga kerja sama ini mendatangkan hal-hal positif yang akan datang dan anak-anak Indonesia menjadi makin sehat,” tutur Isnaeni. 

Peran Ditjen Cipta Karya dalam kegiatan ini, khususnya BPPW Sulsel yaitu dengan membangun sarana cuci tangan secara permanen yang merupakan bentuk dukungan bagi anak-anak agar lebih peduli dengan kesehatan di sekolah.  (Jamal BPPW Sulsel/ari)