Perhatian yang diberikan Pemerintah Daerah terhadap pengembangan infrastruktur di tiap-tiap kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sangat tinggi, salah satunya Kabupaten Lombok Tengah. Bupati Lombok Tengah Moh. Suhaili Fadhil Thohir mengundang para Kepala Balai di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTB, antara lain Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IX, Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB untuk melakukan Sosialisasi Program yang akan dilaksanakan di Tahun Anggaran 2019 serta Sinkronisasi Program yang akan dilaksanakan di tahun 2020, di Pendopo Bupati Lombok Tengah, Rabu (19/07/2019).

Suhaili menjelaskan, kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kegiatan yang akan dilaksanakan Kementerian PUPR di Kabupaten Lombok Tengah serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2020 nanti. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan ajang untuk membangun sinergitas antara Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah untuk mewujudkan visi misi sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

“Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu kabupaten di Provinsi NTB yang memiliki beragam potensi, terutama di 3 sektor yaitu sektor Agri, sektor Pariwisata dan sektor Kelautan. Kabupaten Lombok Tengah memiliki kawasan unggulan yang menjadi prioritas nasional, yaitu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika. Oleh karena itu, pengembangan infrastruktur di kawasan ini sangat diperlukan, terlebih KSPN Mandalika akan menjadi tuan rumah gelaran motoGP di tahun 2021 nanti,” tutur Suhaili.

Sementara itu, Kepala BPPW NTB Ika Sri Rejeki menjelaskan, BPPW NTB merupakan balai baru yang dibentuk di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR di tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup 5 sektor, antara lain sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL), Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP), Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSPAM) dan Pusat Sarana dan Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PSP POP).

“Di tahun 2019, Kabupaten Lombok Tengah mendapatkan 4 kegiatan antara lain Penataan Kawasan Pengembangan Destinasi Wisata di Mandalika, Penanganan Sanitasi Pesantren Pulau Lombok, Pembangunan Pasar Renteng Praya di Kabupaten Lombok Tengah dan Review Penyusunan Detail Enginering Design (DED) TPA Pengengat,” tutur Ika.

Untuk tahun 2020, usulan kegiatan yang sudah masuk ke dalam baseline pada program SIPPa antara lain pembangunan infrastruktur KPPN Lombok Tengah oleh Sektor PKP dan peningkatan TPA Pengengat Block 2 yang mendukung KSPN Mandalika oleh Sektor PPLP.

“Terdapat beberapa permasalahan yang harus kita selesaikan bersama, seperti pembebasan lahan serta penyediaan air baku guna mendukung Kawasan Mandalika. Selain itu, belum adanya Dokumen AMDAL untuk pembangunan Pasar Renteng. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” tutup Ika. (fhr-ang/BPPWNTB/ari)