Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Ternate melakukan rapat koordinasi terkait persiapan penanganan kegiatan skala kawasan Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate, Selasa (16/07/2019).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Ternate Rizal Marsaoly, dalam sambutannya menyampaikan Makassar Timur menjadi salah satu lokasi yang ditetapkan sebagai lokasi kumuh melalui Keputusan Walikota Ternate pada tahun 2016.

Pemerintah Kota Ternate melalui Pokja PKP Kota Ternate bertanggung jawab penuh dalam konsolidasi terhadap semua pihak terkait penanganan lokasi kumuh di Kota Ternate.

Sesuai SK Kumuh yang telah ditetapkan oleh walikota terdapat 15 lokasi kumuh di Kota Ternate, salah satunya adalah Makassar Timur menjadi lokasi yang mendapatkan perhatian cukup serius dan butuh penanganan sampai tahun 2021.

“Pemerintah Kota Ternate mengapresiasi terhadap kerja keras Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Utara dan program KOTAKU, Makassar Timur mendapatkan alokasi anggaran dari APBN pada tahun 2019 sebesar Rp10,4 miliar,” ungkap Rizal.

Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Utara melalui Kasi Perencanaan Muslim Saleh mengatakan, yang terpenting adalah keinginan kuat bagaimana mengubah wajah Makassar Timur menjadi kawasan yang layak huni. Kunci yang terpenting adalah konsisten dan komitmen dari semua pihak. (tatik/maya/BPPW Maluku Utara/ari)