Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten melaksanakan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan Kawasan Permukiman Perdesaan Prioritas Nasional Jiput Kabupaten Pandeglang pada Tahun Anggaran 2019, beberapa waktu lalu di Banten.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan BPPW Banten Andreas Budi Wirawan mengungkapkan, infrastruktur yang dibangun guna pengembangan kawasan permukiman perdesaan prioritas nasional Jiput Kabupaten Pandeglang dilakukan Mutual Check 0 (MC 0) yang didampingi dari BPPW Banten, pengawas supervisi, kontraktor pelaksana, PPK PKP, Direksi PKP serta Kasi Pelaksanaan.

Pada saat pelaksanaan MC 0, Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Kawasan Permukiman Sony Alissa mengatakan pentingnya MC 0 ini dilakukan karena sebagai salah satu kelengkapan yang wajib dibuat dan dilaksanakan. Pelaksanaan MC 0 ini menjadi tolak ukur terhadap pekerjaan yang akan kita laksanankan ke depannya. Pembangunan infrastruktur ini meliputi pekerjaan drainase, pelebaran perkerasan dan bahu jalan, perkerasan berbutiran dan perkerasan beton semen, serta perkerasan aspal. Sedangkan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 150 hari kalender.

Di lokasi terpisah, Kepala BPPW Banten Rozali Indra Saputra juga mengingatkan akan esensi dari pembangunan infrastruktur tersebut bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga untuk memudahkan aktivitas perekonomian masyarakat sekitar. Karena diketahui pada kawasan perdesaan Jiput Kabupaten Pandeglang tersebut terdapat mata pencaharian masyarakat berupa pabrik pembuatan emping. (Furqon/BPPW-Banten/ari)