Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya terus melanjutkan dukungan penyediaan infrastruktur bagi KSPN Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur untuk mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Pasalnya, Labuan Bajo yang berada di Pulau Flores itu, merupakan gerbang bagi wisatawan yang ingin meneruskan wisatanya ke Pulau Komodo, Pulai Rinca, dan Pulau Padar. Pembangunan lanjutan untuk penataan kawasan wisata Labuan Bajo akan dilakukan secara bertahap dari tahun 2019-2021.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang didampingi oleh Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga saat Kunjungan Presiden Joko Widodo di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/07/2019).

“Lingkup pekerjaan yang akan dilakukan yakni penataan Puncak Waringin, penataan kawasan Kampung Baru, penataan integrasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dengan kawasan wisata kuliner Kampung Ujung, peningkatan trotoar & Jalan Soekarno Hatta, pengembangan kawasan wisata Goa Batu Cermin, serta pengembangan sektor air minum dan sanitasi Labuan Bajo,” kata Basuki.

Senada dengan Menteri PUPR, dalam paparannya Danis menjelaskan untuk penataan kawasan Puncak Waringin, Kabupaten Manggarai Barat, akan dikerjakan secara bertahap pada tahun 2019-2020. Pembangunan tahap I pada 2019 akan diselesaikan pembangunan gedung utama seluas 350 m2 setinggi 2 lantai untuk lounge dan pusat cinderamata serta viewing deck.

Selanjutnya, pada tahun 2020 akan dibangun bangunan komersil seluas 525 m2 setinggi 2 lantai. Untuk kios lengkap dengan mushala serta toilet dan area tenun. Selain itu juga akan dibangun ruang terbuka publik sekitar 1.700 m2 yang dilengkapi dengan ampiteater seluas 267 m2 dan area parkir seluas 235 m2.

Penataan lanjutan juga akan dilakukan di salah satu daerah penyangga Labuan Bajo yaitu Kampung Baru dengan pekerjaan pembangunan ruang terbuka publik, toilet wisata, dermaga nelayan, dan Jalan Gertak Bukit Pramuka (460 m). Sebelumnya, pada tahun 2017-2018, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah membelanjakan anggaran sebesar Rp40,35 miliar untuk penataan kawasan di 4 lokasi yakni Kampung Ujung, Kampung Air, Kampung Tengah dan Pulau Komodo.

Presiden RI Joko Widodo menegaskan penataan ini merupakan upaya meningkatkan target wisatawan ke Labuan Bajo yang dilakukan secara bertahap, dengan pembenahan infrastruktur yang akan menjadi prioritas. Mulai tahun ini Kementerian PUPR akan melakukan pekerjaan peningkatan trotoar dan Jalan Soekarno Hatta. "Sehingga turis dapat berjalan di sini sambil menikmati pemandangan," ujar Presiden.

Presiden juga menyambut baik rencana penataan kawasan Puncak Waringin yang akan menjadi salah satu pilihan lokasi wisata baru di Labuan Bajo. "Lokasi yang saya lihat di atas tadi akan dikerjakan, dirapikan untuk menjadi pusat handicraft (cinderamata) di Labuan Bajo," kata Jokowi. (sadria-BWWP NTT/ari)