Sejak beberapa hari yang lalu, hampir setiap hari kota Samarinda diguyur hujan, sehingga menyebabkan terjadinya banjir di berbagai lokasi di Kota Samarinda, seperti di Jalan P.M. Noor, Jalan Pemuda, Jalan S. Parman, Jalan Gunung Lingai, Perumahan Griya Mukti, dan Perumahan Bengkuring. Oleh karena itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur Sandhi Eko Bramono beserta Kepala Seksi Perencanaan, Kepala Seksi Pelaksanaan, PPK Air Minum dan PPK Pengembangan PLP BPPW Kalimantan Timur meninjau secara langsung lokasi banjir di Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Senin (10/06/2019).

Di perumahan Bengkuring sendiri sebenarnya terdapat Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM Kota Samarinda, namun karena IPA tersebut juga ikut terendam banjir, maka sejak dua hari yang lalu pengoperasian IPAnya telah dihentikan sementara. Oleh karena itu, warga di sekitar perumahan Bengkuring mengalami kekurangan pasokan air bersih. Selain itu, banjir juga menyebabkan warga kekurangan makanan, minuman, serta penerangan akibat pemadaman listrik.

“Untuk melayani warga di perumahan Bengkuring, BPPW Kalimantan Timur bekerja sama dengan PDAM Kota Samarinda, serta turut melibatkan tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi 2017 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang baru saja ditugaskan di BPPW Kalimantan Timur untuk menyalurkan bantuan bagi para korban banjir di sekitar perumahan Bengkuring dengan menyediakan IPA Mobile berkapasitas 2 liter/detik yang dioperasikan oleh PDAM Kota Samarinda,” kata Sandhi.

Lanjut Sandhi, adapun air bersih akan langsung ditampung di reservoir IPA Bengkuring sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh warga sekitar. Kamar mandi dan sarana sanitasi/WC di Masjid Darussalam juga akan diisi penuh dengan air bersih sehingga dapat digunakan sebagai fasilitas sanitasi/WC untuk para pengungsi sementara. Tercatat IPA Mobile ini berpotensi membantu sebanyak 1.000 jiwa masyarakat terdampak bencana banjir di Kota Samarinda. (Umi/Balai PPW – Kaltim/ari)