Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman (Satker PKP) Provinsi Riau di TA 2019 mempunyai dua kegiatan pengembangan kawasan permukiman kumuh, yaitu kegiatan kawasan kumuh kota dan kawasan kumuh desa. Kawasan kumuh kota mencakup di Kota Pekanbaru, yaitu Kawasan Meranti di Kelurahan Rumbai dan Kawasan Kumuh Pasar Sago di Keluarahan Senapelan yang merupakan water from city Pekanbaru. Hal tersebut diungkapkan Kepala Satker PKP Provinsi Riau Achmad Riadi dalam ekspose di Audio Visual PIP2B Provinsi Riau, Kamis (21/02/ 2019) dengan Kepala Balai Prasarana Permukiman Provinsi Riau Ichwanul Ichsan.

Sedangkan kegiatan kumuh perdesaan PKP Provinsi Riau dilaksanakan di Desa Lakmana, Kecamatan Sebao, Kabupatem Siak yang merupakan kawasan agropolitan. 

Satker PKP Provinsi Riau juga mempunyai kegiatan PISEW TA 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Indragiri  Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Rohul yang masing-masing mendapat 3  lokasi, sedangkan Kabupaten Indragiri Hilir mempunyai 2 lokasi. Penganggaran pada tahun ini di tiap lokasi dianggarkan Rp600 juta. 

Ichwanul berharap Satker PKP ke depan dapat optimal dan dapat bersinergi dengan sektor lain, seperti dengan Satker PSPLP melalui kegiatan drainase dan dengan Satker PSPAM dalam pengadaan sumber air minum. Serta Satker PBL yang bisa membangun pada kawasan tersebut. “Pada prinsipnya, jangan hanya project oriented atau sekedar masuknya anggaran yang besar saja, karena akan bijaksana jika dikembangkan program spot by spot sebagai isu strategis yang dikembangkan,” pungkas Ichwanul.(Hendri/Randal PIP Riau)