Direktur Jenderal Cipta Karya yang diwakili oleh Kasubdit SPAM Perdesaan Tanozisochi Lase melakukan serah terima pekerjaan 7 SPAM IKK yang tersebar di beberapa wilayah, yakni SPAM IKK Karangmojo Gunung Kidul DIY, SPAM IKK Batu Urip Lubuk Linggau Sumatera Selatan, SPAM IKK Donomulyo Kabupaten Malang Jawa Timur, SPAM IKK Kauman Tulung Agung Jawa Timur, SPAM IKK Samigaluh Kulon Progo DIY, SPAM IKK Cisolok Sukabumi Jawa Barat, dan SPAM IKK Ende Timur Nusa Tenggara Timur, Selasa (19/02/2019).

Penandatanganan dilaksanakan di lokasi SPAM IKK Karangmojo Gunung Kidul, DIY. SPAM IKK ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Hongaria. Pelaksanaan serah terima diawali dengan penyerahan hasil pekerjaan dari Kontraktor Pelaksana SPAM IKK Hongaria Budapest Waterworks kepada Dirjen Cipta Karya yang diwakili oleh Kasubdit SPAM Perdesaan Tanozisochi Lase, kemudian dilanjutkan penyerahan kepada Direktur PDAM yang menerima hibah tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Direktur Pengembangan SPAM Agus Ahyar, didampingi oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi DIY Tri Rahayu dan Kasatker PSPAM Provinsi DIY Arief Wahyu Sa’bani. Agus menyampaikan, bahwa SPAM IKK Hongaria merupakan program pembangunan sistem penyediaan air minum yang lengkap dimulai dari sumber air baku atau intake, unit produksi atau IPA, bangunan penunjang, reservoir dan jaringan pipa distribusi utama, serta stimulan jaringan distribusi tersier dan Sambungan Rumah (SR). “Kegiatan ini disebut sebagai SPAM IKK Hongaria karena menggunakan sebagian dana pinjaman dari Pemerintah Hongaria, khusus untuk sistem IPA,” papar Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa program SPAM IKK Hongaria total ada di 36 lokasi IKK dan diperkirakan akan memberikan tambahan kapasitas total sebesar 1.040 liter/detik yang diharapkan mampu menambah cakupan pelayanan sekitar 80.000-100.000 SR sehingga dapat meningkatkan jumlah keluarga yang mempunyai akses aman air minum perpipaan.

Agus berharap agar PDAM yang nantinya akan mengoperasikan IKK tersebut dapat memelihara dengan baik sistem yang telah terbangun. “Saya titip kepada para Direktur PDAM yang menerima hibah ini agar dapat memelihara dan menjaga keberlanjutan sistem yang telah dibangun. Ingat, sistem ini terbangun dari dana pinjaman bukan hadiah, jadi jangan sampai kita itu pinjam uang tapi sia-sia,” tutup Agus. (Wardi-balai PPW DIY/ari)