Dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan permukiman dari bahaya sampah di Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat, beberapa waktu yang lalu, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Sumatera Barat Fery Erawan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

Bupati Sijunjung Yuswir Arifin menyampaikan bahwa kondisi tempat pembuangan sampah di daerahnya telah mendekati kapasitas yang maksimal, oleh karena itu dibutuhkan pengembangan atau pembangunan tempat pembuangan sampah yang baru. Yuswir Arifin sangat mengharapkan bantuan pendanaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam pembangunan dan bantuan teknis lainnya yang bersangkutan dengan pengelolaan sampah di Kabupaten Sijunjung.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Sumatera Barat, Fery Erawan mengungkapkan bahwa pengelolaan tempat pembuangan sampah di Kabupaten Sijunjung masih menggunakan sistem open dumping yaitu sampah dibuang langsung begitu saja tanpa ada perlakuan apapun. Hal ini akan sangat membahayakan lingkungan karena cairan lindi sampah akan menyebar kemana-mana, serta gas yang dihasilkan dalam proses penguraian akan terperangkap di dalam tumpukan sampah dan akan menimbulkan ledakan.

Lebih lanjut Fery menambahkan untuk pengelolaan t  empat pembuangan sampah yang baik menggunakan  control landfill atau sanitary landfill, yaitu  tempat pembuangan sampah yang dalam pemilihan lokasi maupun pengoperasiannya sudah mulai memperhatikan syarat  teknis pengelolaan sampah. Sampah ditimbun dalam suatu  tempat pembuangan sampah yang sebelumnya telah dipersiapkan secara teratur, dibuat barisan dan lapisan (SEL) setiap harinya dan dalam kurun waktu tertentu timbunan sampah tersebut diratakan, setelah rata dan padat timbunan sampah lalu ditutup oleh tanah. (syafriyanti/randalsb/ari)