Walikota Palangka Raya Fairid Naparin melakukan Peresmian sarana prasarana publik yang berupa jalan beton induk, titian beton, Ruang Terbuka Hijau (RTH), drainase di kawasan Mendawai, Instalasi Pengolahan Air Limbah komunal perpipaan, bank sampah, pembangunan sumur bor serta beberapa pelayaan publik, di Kota Palangka Raya, Senin (04/02/2019).

Fairid mengungkapkan, dipilihnya kawasan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya setelah mempertimbangkan bahwa pada kawasan ini ada contoh program keterpaduan penanganan kumuh dari Pemerintah Pusat dengan program Pemerintah Daerah. Program keterpadua kumuh yang dimaksud adalah pembangunan jalan beton induk, jalan titian beton, RTH, dan drainase serta bank sampah induk dari beberapa Satker Kementerian PUPR.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghilangkan wajah kumuh suatu kawasan dan bagian terpenting dari penanganan kekumuhan dengan program KOTAKU. Sebagai langkah awal untuk mewujudkan lingkungan cerdas (smart environment) antara lain telah menerapkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan secara lebih intens beserta penegakan hukumnya. Penanganan infrastruktur jalan yang rusak berat, penataan lingkungan dan pemanfaatan taman kota telah mulai dilakukan melalui sinergitas dengan Pemerintah Provinsi karena pendanaan daerah yang relatif minim,” kata Fairid.

Fairid berharap partisipasi masyarakat , pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan haruslah berjalan bersama dengan harmonis. Masyarakat pun perlu untuk berpartisipasi dalam pembangunan untuk memiliki kepedulian serta rasa memiliki karena mewujudkan Kota Palangka Raya yang maju, rukun dan sejahtera untuk semua adalah merupakan tanggung jawab bersama. (Hotman, Tiwi/Randal Kalteng/ari)