Satuan Kerja Ditjen Cipta Karya bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan rapat koordinasi diruang rapat kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (09/01/2019). Tujuan dari rapat tersebut yaitu menyatukan visi dan sinergitas dalam capaian kegiatan tahun 2020 serta untuk saling melengkapi dalam kemajuan pembangunan sesuai dengan RPIJM yang disusun oleh Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun Kabupaten/Kota.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rahmadi memimpin rapat terbatas kali ini. Dalam sambutannya, Rahmadi menjelaskan instruksi dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung untuk menekankan pada pembangunan rumah tidak layak huni yang bisa ditopang dari kegiatan Pemerintah Pusat dalam prasarana dan sarana umum lebih dikedepankan dalam usulan kegiatan tahun 2020 serta bersinergi pada prioritas Cipta Karya yang fokus pada penanganan air minum dan sanitasi.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengacu pada usulan kegiatan yang telah diprioritaskan dan siap secara legalitasnya bisa meratakan pembangunan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta saling mengisi rencana program dari Pemerintah Pusat untuk menuntaskan masalah pembangunan di daerah dalam pengurangan kawasan kumuh maupun meningkatkan ekonomi di suatu daerah,” Rahmadi.

Selain itu, PPK Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Achmad Irwan Kusuma menambahkan, bahwa unit kerja Randal telah memfasilitasi usulan kegiatan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bisa diprioritaskan dan telah siap dalam DED, lahan, RTRW dan lainnya telah diusulkan dalam aplikasi Sippa serta kegiatan yang mengacu pada RPIJMD kabupaten/kota lebih dikedepankan dalam usulan kegiatan tahun 2020 sesuai dengan Visi Misi Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten/Kota, Kepala Dinas Perkim Kabupaten/Kota, PPK Randal, serta Kasatker sektor. (Wotto/Randal Babel/ari)