Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Penyehatan (PSPLP) Provinsi Riau menyelenggarakan Kegiatan Workshop Penjaminan Kualitas Dokumen SSK Program PPSP Provinsi Riau Tahun 2018, di Kota Pekanbaru, Selasa (06/11/2018). Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi.

Peserta yang hadir dalam acara ini terdiri dari Ketua dan anggota Pokja sanitasi dari kabupaten/kota Provinsi Riau, Pokja sanitasi Provinsi Riau, Satker PSPLP Provinsi Riau, PPK PIP Randal Provinsi Riau, fasilitator pendamping provinsi dan kabupaten/kota. 

Ahmad menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan bahwa proses yang berjalan sesuai dengan desain dan rencana kerja yang ditetapkan dan terdokumentasi dengan baik, memastikan bahwa isi dari dokumen SSK telah sesuai dengan kebutuhan baik kabupaten/kota, provinsi, pusat maupun lembaga donor, dan masyarakat serta sebagai ajang bagi Pokja provinsi dan Pokja kabupaten/kota untuk lebih meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam rangka penyusunan dokumen SSK yang berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan. 

“Penjaminan kualitas atau lebih populer dengan QA (Quality Assurance) dan penilaian kualitas atau lebih populer dengan  QA (Quality Assessment)  merupakan bagian dari proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan sanitasi daerah dalam program PPSP, telah menjadi hal penting yang harus dilalui. Dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) adalah dokumen perencanaan pembangunan sanitasi daerah yang harus dijamin dan dinilai kualitasnya,” jelas Ahmad. 

Ahmad menambahkan dalam penjaminan kualitas terhadap dokumen SSK, beberapa kriteria yang harus dijamin kualitasnya, yaitu kajian primer terlaksana antara lain, studi EHRA (Environment Health Risk Assessment) dan kajian lainnya, analisis sanitasi dan peta area berisiko tersedia, pernyataan antara permasalahan, kerangka hasil, dan jabaran kegiatan harus sinkron (KKL), memenuhi kriteria penganggaran daerah dan disahkan oleh kepala daerah. Selain itu diperlukan juga penjaminan kualitas terhadap proses yang telah dilaksanakan oleh Pokja sanitasi kabupaten/kota, antara lain visi implementasi, konsultasi ke kepala daerah dan OPD, partisipasi aktif pokja, penyusunan dalam satu tahun fiskal serta konsultasi publik. 

Quality is in the hand of the beholders", yang berarti bahwa tingkat kualitas produk ditentukan oleh pengguna dan pemanfaat produk tersebut. Penjaminan kualitas berfokus pada seluruh proses untuk menghasilkan produk berkualitas. Penilaian kualitas adalah menilai produk setelah produk dihasilkan, salah satunya dengan inspeksi. Pada akhirnya penilaian kualitas adalah bagian dari usaha penjaminan kualitas. 

Ahmad berharap dengan acara workshop penjaminan kualitas SSK program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) tahun 2018 diharapkan proses yang berjalan sesuai dengan desain dan rencana kerja yang ditetapkan dan terdokumentasi dengan baik,  isi dari dokumen SSK telah sesuai dengan kebutuhan baik kabupaten/kota, provinsi, pusat maupun lembaga donor, dan masyarakat,” tutup Ahmad. (Yudi/RandaRiau)