Direktorat Jenderal Cipta Karya menyelenggarakan evaluasi kegiatan pendampingan pengembangan infrastruktur permukiman dengan pola Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Infrastruktur 2018 dan diskusi fokus terarah penanggulangan bencana secara holistik dan responsif gender Selasa (06/11/2018) di Tangerang, Banten.

Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian PUPR Baby Setiawati Dipokusumo mengungkapkan, Dijen Cipta Karya dalam pelaksanaan KKN Tematik Infrastruktur 2018 sudah melaksanakan pendampingan di 306 kelurahan dengan menerjunkan 3.735 mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan dari 22 perguruan tinggi.

“Pembangunan infrastruktur kini dirasakan langsung oleh masyarakat dalam bidang penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, dalam program KKN Tematik tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan permukiman namun masyarakat juga diminta untuk menjaga keberlanjutannya,” ujar Baby.

Lebih lanjut Baby mengatakan bahwa Kementerian PUPR juga berkomitmen untuk mengintegrasikan aspek gender dalam setiap tahap penyelenggaraan infrastruktur PUPR yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007 melalui pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri dengan menggunakan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Baby Setiawati berharap dapat dihasilkan rumusan rekomendasi, baik untuk pengembangan infrastruktur permukiman melalui pola KKN Tematik maupun penerapan pengarustamaan gender dalam pembangunan infrastruktur. (dewi)