Di tengah kondisi perekonomian yang tidak pasti akibat pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19) saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat penyaluran Program Padat Karya Tunai (PKT). Salah satunya melalui program Pengembangan Infrastruktur Ekonomi Wilayah (PISEW).

Program PISEW merupakan program Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya yang dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) di setiap daerah guna mendukung kebijakan Pemerintah dalam meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman di kecamatan, serta meningkatkan kualitas permukiman perdesaan.

Pelaksanaannya melibatkan masyarakat atau warga setempat sebagai tenaga kerja, khususnya pembangunan infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

Kepala BPPW Papua Barat Marsudi beberapa waktu lalu mengatakan, program PISEW tahun anggaran 2020 di Papua Barat menjangkau 3 kabupaten, yakni di Sorong Selatan, Kaimana dan Teluk Bintuni. Di Kabupaten Sorong Selatan menyasar ke 3 distrik, yakni Distrik Salkma di Kampung Wenslolo, Distrik Wayer dan Teminabuan.

Menurut Marsudi, program PISEW di Kampung Wenslolo Distrik Salkma telah memberikan banyak manfaat bagi warga sekitar. Mereka pun mengucapkan terima kasih kepada BPPW Papua Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya dan berharap ke depan program pembangunan infrastruktur dapat diberikan ke Kampung Wenslolo, guna mendukung percepatan pembangunan daerah setempat.

Tokoh masyarakat kampung Wenslolo Distrik Salkma, Kaleb Milk, mengungkapkan hadirnya program PISEW di Kampung Wenslolo banyak mendatangkan manfaat, sehingga masyarakat sangat senang dan antusias menerima program tersebut.

Selain memberikan tambahan pendapatan bagi warga yang bertindak sebagai tenaga kerja, warga setempat juga dimudahkan saat akan mengangkut hasil tani mereka.

“Di tengah kondisi COVID-19 ini, aktivitas perkantoran ditiadakan, aktivitas dibatasi, tetapi melalui program PISEW ini telah membantu menggerakan perekonomian masyarakat,” ujar Kaleb.

Selain itu, anak-anak mereka yang pergi ke sekolah tidak perlu lagi menempuh jarak yang begitu jauh. Kini, lebih dekat karena jalan di Kampung Wenslolo menuju sekolah mereka telah terhubung.

Oleh karena itu, Kaleb berharap, perhatian Pemerintah akan tetap berlanjut, dan Kampung Wenslolo masih bisa mendapatkan kegiatan pembangunan infrastruktur pemberdayaan masyarakat. (Lis/bppw-pb/ari)