Sesuai dengan intruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait penyelesaian serah terima asset kepada pemerintah kabupaten/kota dalam jangka waktu 3 tahun, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bengkulu melakukan cek fisik sebagai kelengkapan data dalam proses serah terima aset tersebut.

Dalam kegiatan cek fisik aset Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dilaksanakan di Kabupaten Seluma, Selasa (17/11/2020), Kepala BPPW Bengkulu Daniel Kuddi Sangle yang ikut turun langsung ke lokasi aset yang terbangun didampingi tim BMN BPPW Bengkulu beserta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Seluma mengungkapkan, bahwa tujuan cek fisik tersebut untuk melihat keberfungsian dan kondisi fisik dari aset yang akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Seluma. 

“Dengan adanya cek fisik ini, kita akan melihat sejauhmana kondisi dari aset yang telah terbangun. Jika memang masih berfungsi, kita akan langsung serahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Seluma, namun jika ada masalah seperti belum berfungsi atau rusak, maka BPPW Bengkulu akan bantu untuk dioptimalkan terlebih dahulu keberfungsiannya di tahun 2022 nanti, dengan syarat Pemerintah Kabupaten bersedia menerima aset tersebut jika telah difungsikan,” terang Daniel. 

Sementara, PPK Tata Laksana BPPW Bengkulu Yennie Lidiawati berharap Pemerintah Kabupaten Seluma dapat bersama-sama dalam memverifikasi seluruh aset yang telah terbangun di Kabupaten Seluma untuk selanjutnya dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Aset.  

“Salah satu syarat dapat dilaksanakannya pembangunan di suatu daerah adalah telah diserahterimakannya aset yang telah terbangun sebelumnya di daerah tersebut, jadi kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Seluma dapat segera menyelesaikan serah terima aset tersebut agar pembangunan di tahun selanjutnya dapat berjalan,” harap Yennie. (memo/bppwbkl/ari)