Ketua Dewan bersama Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara Kuntu Daud melaksanakan kunjungan ke Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara, beberapa waktu lalu. Kuntu menyampaikan maksud kedatangannya adalah untuk berkoordinasi terkait dengan aset Tempat Pemrosesan Sampah (TPA) yang terletak di Desa Tabadamai dan pelayanan air bersih di Sofifi.

Sofifi merupakan Ibu Kota Provinsi Maluku Utara yang memerlukan pengembangan berbagai sektor termasuk infrastruktur yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, salah satunya adalah penyediaan infrastruktur persampahan dan pelayanan air bersih. 

Kepala Satker Pelaksanaan BPPW Maluku Utara M. Arif menyampaikan tahun 2018 TPA Sampah Kota Sofifi yang dibangun oleh Satker PSPLP Maluku Utara memiliki luas lahan sekitar 3 hektar, dengan block landfill 0,6 hektar dengan kapasitas sekitar 33.084 m3 yang terletak di Desa Tabadamai, Kecamatan Jailolo Selatan.

“TPA Sampah Sofifi merupakan TPA skala kota yang diharapkan bisa dinaikkan menjadi status TPA Regional dengan syarat segera dapat difungsikan dan didukung dengan infrastruktur yang memadai, dengan menjadi status TPA Regional nantinya akan banyak bantuan yang masuk dari pusat,” ungkap Arif.

TPA sampah Sofifi tersebut sudah dilakukan serah terima pengelolaan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara pada tahun 2019 melalui DLH Provinsi Maluku Utara, itu artinya sudah menjadi kewenangan Pemerintah Daerah untuk mengelola dan mengoperasikannya.

Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II BPPW Maluku Utara Muslim Saleh mengatakan Dinas Lingkungan Hidup yang nantinya akan mengelola dan melakukan pelayanan di masyarakat  terkait dengan pengelolaan TPA Sampah untuk secepatnya dapat segera memfungsikan TPA yang dibangun.

Muslim menambahkan terkait dengan pelayanan air bersih di Sofifi, melalui anggota Dewan Komisi III untuk bisa mengoordinasikan dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terkait dengan status pengelolaan air bersih.

“Dalam Arahan RPJMN 2020-2024, Sofifi masuk di dalam Kawasan Strategis Prioritas Pembangunan Kota Baru Sofifi, dimana TPA Sampah dan pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar fasilitas infrastruktur penunjang yang harus dipenuhi,” ungkap Muslim. (tatik/maya/BPPW Maluku Utara/ari)