Sehubungan dengan telah berjalannya pembangunan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya, Bupati Trenggalek yang didampingi oleh PPK PLP Satker Pelaksanaan Wilayah 2 Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur melakukan peletakan Batu Pertama Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya Tahun 2020 di Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Selasa (07/07/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengungkapkan keinginannya agar masyarakat di Kabupaten Trenggalek dapat hidup sejahtera, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang benar sehingga semuanya terhindar dari segala macam penyakit. 

Arifin berharap, semua masyarakat di Kabupaten Trenggalek dapat terlayani sanitasinya dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan. Karena Pemerintah Kabupaten Trenggalek setiap tahun mengusulkan ke Pemerintah Pusat.  

Sementara itu, Kepala BPPW Jawa Timur yang diwakili oleh PPK PLP Satker Pelaksanaan Wilayah 2 Yuli Imawati, dalam sambutannya menjelaskan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan akses sanitasi dengan menyediakan infrastruktur sanitasi yang berkualitas, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan sesuai dengan kebutuhan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Pada TA 2020, BPPW Jawa Timur diberikan amanah untuk menyelenggarakan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya di 10 kabupaten,” ungkap Ima. 

Lebih lanjut, Ima mengatakan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya di Kabupaten Trenggalek TA 2020 ini berjalan sejak bulan April dan target selesai bulan Oktober 2020. “Pelaksanaan kegiatan Sanitasi Perdesaan Padat Karya di Kabupaten Trenggalek sampai dengan saat ini telah memasuki tahapan pelaksanaan konstruksi dengan mengutamakan keselamatan kerja dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) serta selalu melakukan protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” lanjut Ima. 

Ima berharap, program Sanitasi Perdesaan Padat Karya di Kabupaten Trenggalek TA 2020 ini mendapat dukungan dan kerja sama antar pihak sehingga dapat selesai dengan tepat biaya, tepat mutu dan tepat waktu.  “Saya berharap program ini dapat berjalan baik dengan kerja sama antar stakeholder sehingga program ini dapat selesai tepat waktu dan tepat mutu, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Trenggalek,” tutup Ima.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Trenggalek, FORKOPIMDA di Kabupaten Trenggalek, PPK PLP Satker Pelaksanaan Wilayah 2 BPPW Jawa Timur, serta masyarakat di Kabupaten Trenggalek. (bap_bppwjtm/ari)