Menindaklanjuti workshop pendampingan satu data bidang infrastruktur permukiman tahun 2019 yang telah dilaksanakan tanggal 17 September 2019, maka pada Rabu (16/10/19) di Palembang, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Selatan mengadakan Monitoring Penyusunan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman (SPKP) untuk klaster 1.

Acara tersebut diikuti oleh 6 kabupaten/kota yaitu Palembang, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir serta Prabumulih. Kepala BPPW  Sumatera Selatan Achmad Irwan Kusuma, memimpin rapat dengan beranggotakan OPD terkait dari 6 kabupaten/kota tersebut. Kusuma mengungkapkan kegiatan ini dalam rangka monitoring progres pengisian bab 1 dan bab 2 pada 6 kabupaten/kota yang hadir dan pembahasan awal terkait pengisian bab 3 dan bab 4. Selain itu, hal yang turut dibahas adalah identifikasi permasalahan dalam melakukan penginputan data pada bab 1 dan bab 2 SI-PKP mengingat data yang telah diinput oleh 6 kabupaten/kota rata-rata masih di bawah 50%. 

Selanjutnya, hasil dari rapat tersebut juga di dapat bahwa timeline SI-PKP harus sudah terisi dari bab 1 hingga bab 4 sebelum tanggal 28 Oktober 2019, dikarenakan pada tanggal 28 Oktober 2019 kegiatan pengusulan rencana program sudah tidak dapat dilakukan penginputan. Terkait data pada bab 2 di SI-PKP khususnya data eksisting pada SIM sektor akan terintegrasi dengan SI-PKP, sehingga data tersebut harus diunggah dalam SIM sektor agar tidak terjadi data ganda pada SI-PKP. 

Kusuma menambahkan, dalam kegiatan tersebut akan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok 1 dan 2. Kelompok 1 akan menjelaskan mengenai arahan kebijakan pembangunan dan profil infrastruktur, sedangkan kelompok 2 terkait konsultasi isian data pada bab 3 dan bab 4 SI-PKP. Kusuma berharap dengan pembentukan kelompok dengan ruang lingkup lebih kecil, data SI-PKP dapat terisi penuh pada saat acara finalisasi SPKP yang direncanakan akan diselenggarakan pada akhir Oktober 2019. (Bemby-BPPW Sumsel/ari)