Direktorat Jenderal Cipta Karya menyelenggarakan evaluasi kegiatan pendampingan pengembangan infrastruktur permukiman dengan pola Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2017. Evaluasi silakukan bersama dosen pembimbing lapangan, mahasiswa pelaku KKN, serta Kepala Desa penerima manfaat infrastruktur permukiman, Selasa (05/12/2017).

Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya yang diwakili oleh Kepala Satuan Kerja Penyehatan Lingkungan Permukiman Berbasis Masyarakat, Komang Raka mengatakan, bahwa pelaksanaan KKN Tematik infratsruktur berfokus pada sektor permukiman terutama pelayanan dasar yang menyentuh masyarakat yaitu antara lain penyediaan air minum, sanitasi, penanganan kawasan kumuh dan penataan kawasan permukiman.

“Sudah dirasakan adanya hubungan kerja yang lebih baik antara pemerintah dengan perguruan tinggi. Mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan serta Rektorat sudah banyak mengenal program dan rencana kerja Ditjen Cipta Karya, serta sudah menghasilkan karya yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Komang.

Lebih lanjut Komang menjelaskan, pelaksanaan KKN Tematik Infrastruktur Permukiman tahun 2017 terlah mencapai kesuksesan program berupa terlaksananya pendampingan pembangunan berbasis masyarakat pada 292 desa/kelurahan, dengan menerjunkan 3.585 mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan.

“Dalam hal tersebut sudah terbentuk kelembagaan pengelolaan. Pengelola mampu menyusun rencana kerja masyarakat, kemudian menambah jaringan sanitasi berbasis masyarakat dari dana masyarakat dibantu mahasiswa, serta pemberdayaan ekonomi lokal demgan memanfaatkan ketersediaan infrastruktur permukiman,” jelas Komang

Komang berharap agar kegiatan pendampingan pengembangan inftrastruktur permukiman dengan pola KKN Tematik dapat didukung oleh pemerintah daerah. (dewi)