Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Barat NEW!                         Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Timur                         
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

RIS PNPM Sasar 1700 Desa

30/07/2010 Share Facebook Twitter
Rural Infrastructure Suport (RIS) yang termasuk dalam program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), tahun 2010 ini sasar 1700 desa di empat provinsi. Untuk Provinsi Riau sebanyak 572 desa, Provinsi Jambi 218 desa, Provinsi Sumatera Selatan 497 desa dan Provinsi Lampung 413 desa. Setiap desa akan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 250 juta. Untuk tahun 2010 ini, pembangunan lebih difokuskan untuk peningkatkan sektor air minum, terutama dalam mewujudkan pelayanan air minum yang aman.

Dalam arahan Dirjen Cipta Karya yang dibacakan oleh Sesditjen Cipta Karya Susmono mengatakan, salah satu upaya nyata Ditjen Cipta Karya untuk menwujudkan arah kebijakan pembangunan nasional tersebut dilakukan salah satunya melalui Program RIS PNPM Mandiri.

“Oleh karena itu, saya menegaskan kembali bahwa Program RIS PNPM Mandiri merupakan program penting dari berbagai program di lingkungan Ditjen Cipta Karya,” katanya saat membuka acara “Konsolidasi PPIU, PIU, PPK RIS PNPM Mandiri Tahap II” di Jakarta, Jumat (29/7).

Lebih lanjut menurutnya, program RIS-PNPM Mandiri ini bukan sekedar program fisik saja tapi benar-benar dirancang untuk membangun desa dan masyarakatnya.  Dalam penyelenggaraannya RIS PNPM ini berlandaskan pada pendekatan pemberdayaan masyarakat, keberpihakan kepada yang miskin,  otonomi dan desentralisasi, partisipatif, penguatan kapasitas kelembagaan dan program jangka menengah. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Cipta Karya menyiapkan penyelenggaraan program secara menyeluruh sampai tahun 2014.

Ia juga mengingatkan untuk kegiatan tahun 2009, RIS PNPM Mandiri telah mampu menyalurkan seluruh dana BLM telah terserap 100% (Rp. 431 Milyar), namun demikian masih terdapat 85 desa yang belum selesai secara administrasi yaitu 74 desa di Propinsi Jambi dan 11 desa di Propinsi Riau. Diharapkan seluruh kegiatan 2009 jangan sampai menjadi kendala pelaksanaan tahun 2010, untuk itu ia meminta perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk menyelesaikannya.

“Kami mengharapkan agar pelaksanaan tahun 2010 mampu diupayakan secara optimal, dan mampu menyalurkan BLM secara utuh kepada masyarakat sampai dengan akhir Desember 2010,” tambahnya.

Acara konsolidasi RIS PNPM yang diiukuti oleh PPIU, PPK serta Kasatker RIS PNPM ini bertujuan untuk memfokuskan kembali upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan yang perlu didasarkan pada kesadaran bersama  bahwa “Kemiskinan tidak dapat dituntaskan apabila masyarakat tidak diberdayakan”, yang kemudian mendasari pemerintah melalui Ditjen Cipta Karya dalam menyelenggarakan RIS PNPM Mandiri Tahap II ini. Berita Terkait Komentar