Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Barat NEW!                         Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Timur                         
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

Aksi 2500 Anak Menggunakan Topi Daur Ulang Masuk Rekor Muri dan Dunia

27/06/2013 Share Facebook Twitter

Aksi 2500 anak SD dan SMP se Jakarta menggunakan topi daur ulang yang diselenggarakan dalam rangka Gema Indonesia Peduli Sanitasi (GIPS)  yang diadakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) di Eco Park Ancol pagi ini, Rabu (26/6), masuk rekor Muri (Museum Rekor Dunia  Indonesia). Pemecahan rekor Muri  tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Jambore Sanitasi Nasional 2013.

Penyerahan piagam rekor penggunaan topi daur ulang terbanyak tersebut, oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Menteria Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Ketua SIKIB Ratna Djoko Suyanto. Turut hadir pula dalam acara itu Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Dirjen Cipta Karya Imam Ernawi dan juga para anggota SIKIB.

Menurut Jaya, kegiatan  ini masuk rekor Muri dan rekor dunia dan merupakan acara Kementerian pertama yang berhasil masuk dalam rekor Muri.  Sebelumnya, Jaya tidak percaya kalau topi yang ia kenakan terbuat dari bahan daur ulang.

“Saya tadi sempat melihat detail topi ini, setelah saya lihat-lihat ternyata memang terbuat dari koran bekas. Ini merupakan prestasi luar biasa bagi  kalian semua, karena tidak hanya masuk rekor Indonesia tapi juga rekor dunia,” kata Jaya dihadapan ribuan anak-anak SD dan SMP se Jakarta.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto sangat bangga terhadap prestasi anak-anak dalam pemecahan rekor Muri pagi itu. Dalam kesempatan itu, ia menghibau kepada seluruh anak-anak untuk terus mengkampanyekan sanitasi.

Djoko menyakini,  apabila anak-anak Indonesia yang hadir disini dapat menjadi contoh bagi anak-anak lain di Indonesia, dan bahkan memberikan contoh kepada orang-orang yang lebih tua untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Prestasi ini adalah buat kalian semua, mari kita galakkan peduli sanitasi supaya cita-cita menuju Indonesia bersih dan sehat semakin cepat diwujudkan,” seru Djoko Kirmanto dihadapan ribuan anak-anak.

Acara GIPS tersebut  diawali dengan pemukulan genderang oleh Menteri PU, Dirjen Cipta Karya, Menteri Kesehatan dan juga perwakilan SIKIB. Acara kemudian dilanjutkan dengan aksi 2500 anak-anak menggunakan topi daur ulang dalam orkestra gerak dan lagu yang diiringi oleh musisi Nugie yang  sekaligus masuk dalam rekor Muri. Alat-alat yang digunkan dalam orkestra tesebut terbuat dari plastik bekas, tong bekas dan juga barang bekas lainnya. (dvt)

Berita Terkait Komentar