Ditjen Cipta Karya - Jl. Pattimura No. 20. Jakarta Selatan, 12110. Phone/Fax. (021)72796578
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

Workshop Penguatan Kelembagaan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan

27/05/2013 Share Facebook Twitter

Ditjen Cipta Karya mengadakan Workshop Penguatan Kelembagaan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan di Jakarta 27 – 29 Mei 2013. Workshop ini diikuti sebanyak 120 peserta terdri dari; Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kab/Kota sebanyak 108 orang, Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Provinsi sebanyak 1 orang dan Tim Formatur Forum Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan tingkat Nasional sebanyak 11 orang.

Acara dibuka oleh Direktur Pengembangan Air Minum Danny Sutjiono. Menurut Danny, salah satu upaya pemerintah untuk menyediakan air minum terutama di desa-desa yang masyarakatnya sulit untuk mengakses air minum adalah melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). 

Pamsimas merupakan program pemberdayaan dimana dalam pengelolaannya menempatkan masyarakat sebagai pengambil keputusan dan penanggung jawab. Yang bertindak sebagai pengelola adalah masyarakat dan atau lembaga yang ditunjuk oleh masyarakat, dimana tidak memerlukan legalitas formal serta penerima manfaat diutamakan pada masyarakat setempat, dengan sumber investasi berasal dari mana saja (kelompok, masyarakat, pemerintah, swasta ataupun donor).

"Dari tahun 2008 s/d 2012, Pamsimas telah membangun SPAMS di 6262 desa yang tersebar di 110 kabupaten/kota pada 15 provinsi," kata Danny.

Danny menambahkan, Kinerja  Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BPSPAMS) yang baik tidak hanya mampu memelihara prasarana dan sarana yang ada, namun diharapkan mampu mengembangkan prasarana tersebut secara mandiri. Dengan memperhatikan tantangan dan strategi tersebut maka keberadaan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan baik di tingkat pusat dan provinsi menjadi cukup penting agar penyediaan air minum dan sanitasi perdesaan dapat terus berkelanjutan.

Sementara itu, Kasubdit PMD Kemendagri Anang Sudiana mengatakan, target MDGs pada tahun 2015 untuk air minum, secara Nasional adalah 68,87%, dan sampai dengan tahun 2011 baru dicapai 55,04%. Sedangkan untuk sanitasi, dari target 62,41%, tahun 2011 baru dicapai 55,60%. (Suherman-Pamsimas)

Berita Terkait Komentar