Ditjen Cipta Karya - Jl. Pattimura No. 20. Jakarta Selatan, 12110. Phone/Fax. (021)72796578
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

Para Duta Sanitasi Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia

16/10/2012 Share Facebook Twitter

Para Duta Sanitasi 2012 turut serta mempertingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) sedunia Ke-5 yang diadakan di Sekolah Dasar (SD) 04, 05 dan 06 Karet Kuningan Belakang, Jakarta Selatan, Senin (16/10). Duta Sanitasi 2012 Ilona Beatrix bersama para duta sanitasi lain berbagi cerita tentang masalah sanitasi dengan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi.

Dalam kesempatan  tersebut, para duta sanitasi berbagi pengetahuan tentang sanitasi kepada anak-anak SD  04, 05 dan 06. Menurut Ilona, cuci tangan pakai sabun ini merupakan salah satu bentuk aktivitas yang peduli akan sanitasi.

“Dengan mencuci tangan maka dapat menghindarkan dari berbagai penyakit, contohnya diare,” katanya.

Menkes Nafsiah menjelaskan, kebiasaan cuci tangan pakai sabun itu seharusnya dilakukan pada waktu-waktu penting, yakni sebelum makan, sebelum memegang/mengolah/menyiapkan makanan, setelah buang air besar, setlah menceboki anak, serta setelah kontak dengan hewan atau tanah.

"Kegiatan cuci tangan pakai sabun semacam ini jangan hanya sebagai ceremony, tetapi harus menjadi budaya atau gaya hidup sehat yang dimulai sejak dini," jelas Menkes.

Selain itu, sambung Menkes, hendaknya membiasakan juga menggunting atau membersihkan kuku secara teratur.

Sementara, perwakilan UNICEF untuk Indonesia, Angela Kearney memaparkan data WHO memperkirakan bahwa infeksi diare mengancam kehidupan 1,87 juta anak balita setiap tahun di seluruh Indonesia, membuat diare penyebab kematian bayi dan balita kedua terbanyak setelah pneumonia.

"Cuci tangan pakai sabun dapat mengurangi hampir setengan kasus kejadian diare dan seperempat kasus infeksi pernapasan (termasuk pneumonia). Perilaku ini juga mengurangi risiko penyakit lainnya. CTPS jelas merupakan cara yang paling efektif dan murah untuk pencegahan, namun banyak orang tidak melakukannya," urai Angela.

Menkes juga memberikan semangat kepada para Duta Sanitasi, sekaligus berpesan kepada para orang tua, guru sekolah, serta seluruh mitra terkait untuk senantiasa dapat menyediakan sarana /prasarana air bersih dan sanitasi serta tempat cuci tangan dalam jumlah yang memadai, serta melakukan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kapada masyarakat.

Peringatan HCTPS itu, disertai dengan tari cuci tangan, pembacaan ikrar cuci tangan pakai sabun, dan cap tangan bersama. (dvt/all)

Berita Terkait Komentar