TVC City Changer NEW!                         
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

Cipta Karya Gelar Road Show CSR di Sumsel

26/03/2012 Share Facebook Twitter

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum mulai menggelar road show penjaringan potensi kegiatan yang bisa dibiayai melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR), di Palembang, Senin (26/3). Potensi pendanaan CSR yang besar perlu sistem dan perencanaan yang rapih agar pelaksanaan pembangunan bidang Cipta Karya oleh perusahaan dapat lebih sinergis dan berkontribusi dalam pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs), terutama di bidang air minum dan sanitasi.

Sumatera Selatan menjadi provinsi pertama dari tujuh provinsi yang sudah dilakukan identifikasi dan akan dilakukan road show. Enam provinsi lainnya yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Hadir dalam roadshow ini, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Eddy Yusuf, Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Ditjen Cipta Karya Dwityo A. Soeranto, Kabid Kemitraan dan Kelembagaan Corporate Forum for Community Development (CFCD) Suharman Noerman, Ketua CFCD Chapter Sumsel Ahmad Abbas, perwakilan 15 kabupaten/kota se Sumsel, dan perusahaan-perusahaan yang memiliki program CSR di Sumsel seperti PT Pusri, PT Bukit Asam, PT PTPN VII, dan lainnya.

Dalam sambuatan Direktur Bina program yang disampaikan Kasubdit KLN, Dwityo A. Soeranto, mengharapkan dari roadshow tersebut membuahkan usulan kegiatan yang potensial dibiayai dana CSR. Selanjutnya Ditjen Cipta Karya siap memfasilitasi perjanjian kerjasama (memorandum of Agreement) antara pemerintah kabupaten/kota dan perusahaan. 

Eddy Yusuf menegaskan, perusahaan dengan program CSR yang sudah dilakukan perlu mendapatkan apresiasi dengan bantuan teknis dari Direktorat Jenderal Cipta Karya sebagai unit kerja di kementerian teknis (Kementerian Pekerjaan Umum). Apresiasi lainnya misalnya dari pemerintah daerah agar tidak “bermain-main” dengan dana CSR yang sasarannya adalah rakyatnya sendiri.

Sementara, Ketua CFCD Chapter Sumsel yang masih aktif di PT Bukit Asam, Ahmad Abbas, mengungkapkan perusahaannya sudah mulai menyalurkan dana CSR sejak 2010 lalu. Pada tahun  2013 pihaknya mengalokasikan Rp 30 miliar untuk kegiatan CSR di Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat untuk bidang pendidikan, sosial, dan infrastruktur. Karenanya, dalam roadshow tersebut pihaknya akan menjajaki usulan-usulan program di kedua kabupaten tersebut dan mengharap bantuan teknis dari Ditjen Cipta Karya.

Pada kesempatan yang sama juga dijelaskan masing-masing kegiatan di Cipta Karya yang mencakup air minum, sanitasi, pengembangan permukiman, dan pentaan bangunan dan lingkungan. Dijelaskan, di bidang air minum masih banyak idle capacity yang belum dimanfaatkan Pemda karena keterbatasan pendanaan. Instalasi Pengolahan Air (IPA) kapasitas 10 liter/detik yang dapat dinikmati oleh 800 Sambungan Rumah (SR) baru dapat disalurkan 245 SR.

“Seperti yang terjadi pada SPAM IKK Mangunjaya Kabupaten Musi Banyuasin, saat ini sedang dalam rencana pengembangan 300 SR dan membutuhkanp pipa diameter 100 mm sepanjang 3 km, 75mm sepanjang 3km, dan 50mm sepanjang 3 km. Selain dari APBN dan ABPD, itulah salah satu potensi kegiatan yang dapat dibiayai oleh CSR,” ujar Marsha, Kasi Investasi Air Minum  Wilayah Barat, Ditjen Cipta Karya. (bcr)

Berita Terkait Komentar