Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Barat NEW!                         Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Timur                         
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

Dirjen Cipta Karya Melantik Pejabat Eselon IV DJCK

22/12/2011 Share Facebook Twitter

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Budi Yuwono hari ini, Kamis (22/12), melantik dan membebastugaskan sembilan pejabat Eselon IV baru di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 397/KPTS/M/2011 tanggal 12 Desember  2011 tentang Pembebasan dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Eselon IV.a.

Di lingkungan Sekratriat Ditjen antara lain dilantik Drs. Haryanto menggantikan Siti Aliyah Junaedi, ST, MMSi sebagai Plt. Kasubag Tata Usaha Kepegawaian. Di lingkungan Direktorat Bina Program Ir. Prasetyo, M.Eng menggantikan Ir. M. Sundoro, M.Eng sebagai Kasi Program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Subdit Program dan Anggaran.

Di lingkungan Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan juga dilantik VJ. Bambang Susanto, ST menggantikan Ir. J. Wahyu K., MUM sebagai Kasi Pengaturan. Di lingkungan Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) telah dilantik Meytriwilda Ayuantari, ST menggantikan Ir. Prasetyo, M.Eng sebagai Kasi  Perencanaan, Ade Syaiful Rachman ST, MT menggantikan Meytriwilda Ayuantari, ST sebagai Kasi Pemantauan dan Evaluasi. Sedangkan Lilis Susilo Rahayu, ST menggantikan Ir. Prasetyo, M.Eng.

Di lingkungan Direktorat Pengembangan Permukiman dilantik Ir. Hosen Utama, M.Si menggantikan Ir Agus Achyar, M.Sc sebagai Kasi Investasi Wilayah I, Ir. Tanozisochi Lase, M.Sc menggantikan Ir. Somba Tambing sebagai Kasi Wilayah IB, dan Lucky Retno Andayani, ST menggantikan Ir. Sri Satya Ratna Dewi, MM sebagai Kasi Pembinaan Kelembagaan.

Dalam arahannya Budi Yuwono mengharapkan pejabat baru untuk meningkatkan kemampuan manajerialnya sebagai ujung tombak pelakasana program. “Kita harus selalu haus untuk belajar dengan obor semangat yang selalu menyala di hati,” ungkapnya. (bcr)

Berita Terkait Komentar