Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Timur NEW!                         TVC City Changer NEW!                         
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

SAK ETAP Bagi PDAM Mulai Disosialisasikan

10/11/2011 Share Facebook Twitter

Setelah rampung menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Oktober lalu, SAK ETAP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) bagi PDAM mulai disosilisasikan. Kementerian PU melalui Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) dan Dit. PAM Ditjen Cipta Karya serta PERPAMSI  mulai mensosialisasikan sistem ini secara bergelombang dan regional ke seluruh PDAM di Indonesia.  Diharapkan awal tahun 2012 nanti, semua PDAM sudah menerapkan laporan keuangan dengan sistem SAK ETAP ini.

Kepala BPPSPAM Rachmat Karnadi mengatakan, salah satu cara meningkatkan layanan PDAM adalah dengan menerapkan sistem SAK ETAP dalam laporan keuangan setiap PDAM. Dengan menerapkan sistem yang mengacu pada standar akuntansi internasional ini, salah satu keuntungannya adalah investor asing akan berminat untuk investasi . Selain itu, dengan sistem ini PDAM akan lebih mudah dan tepat dalam menyusun laporan keuangannya  karena lebih sederhana.

Sosialisasi ini rencananya akan dilaksanakan di tujuh kota yaitu Bandung, Makassar, Batam, Solo, Medan, Bali dan Banjarmasin untuk tahun 2011. Peserta sosialisasi adalah sejumlah PDAM yang terbagi dalam sembilan wilayah di Indonesia dan sebagai narasumber utama dalam sosialisasi ini adalah tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan  Pembangunan (BPKP).

“Dalam setiap sosialisasi kami undang tim dari BPKP untuk melakukan sosialisasi, bimbingan teknis dan juga simulasi dalam penerapan SAK ETAP ini. Kami akan terus mendorong PDAM untuk menggunakan sistem ini, sehingga 2012 nanti semua PDAM sudan memiliki sistem ini, “ kata Rachmat Karnadi saat membuka Sosialisasi SAK ETAP untuk wilayah II dan V di Batam, Kamis (10/11).

Untuk mendukung sistem baru tersebut, saat ini BPPSPAM juga tengah mengembangkan Sistem Informasi Pelayanan Air Minum (SIP AM) yang nantinya berisi data tentang PDAM baik secara teknis dan non teknis. Dalam SIP AM ini rencanya juga akan diintegrasikan dengan software akuntansi seperti Sikompak Pro yang telah disesuaikan berdasarkan SAK ETAP.

Juknis SAK ETAP 

Dalam sosialisasi tersebut, Direktur Pengawasan BUMD BPKP Arzul Andaliza mengatakan, penyusunan juknis SAK ETAP untuk PDAM saat ini telah selesai. Meskipun demikian, menurutnya, juknis ini akan terus disempurnakan mengikuti aspirasi dan perkembangan yang ada. Juknis  ini terdiri dari 30 bab yang berisi mulai dari pengaturan aset, pajak, pinjaman, traksaksi dsb.

“Juknis ini dapat dijadikan pegangan untuk memandu tanpa harus membaca SAK ETAP secara keseluruhan. Namun ketika ada audit harus menunjukkan SAK ETAP sebagai panduan,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan SAK ETAP ini memiliki banyak manfaat, diantaranya PDAM mampu menyusun laporan keungan sendiri yang dapat diaudit dan mendapatkan opini audit, lebih sederhana daripada SAK Umum dan mudah implementasinya serta tetap memberikan informasi yang handal dalam penyajian laporan keuangan. (dvt)

Berita Terkait Komentar