Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Barat NEW!                         Materi Pra Konsultasi DAK 2015 Bidang Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum - Wilayah Timur                         
 
@ditjenck

Dapatkan informasi kegiatan dan aktivitas terbaru dari Ditjen Cipta Karya melalui twitter anda.

Ditjen Cipta Karya Sosialisasikan Program USRI

09/11/2011 Share Facebook Twitter

Ditjen Cipta Karya sosialisasikan program Urban Sanitation dan Rural Infrastucture (USRI) Support to PNPM Mandiri  kepada 71 kabupaten/kota di 9 provinsi penerima program ini di Jakarta 9-10 November 2011. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kerjasama pinjaman antara Pemerintah Indonesia dengan Asian Development Bank (ADB) senilai US$ 100 juta akhir September lalu.

 

Dalam arahannya, Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono mengatakan,  USRI merupakan  program pemberdayaan masyarakat di bawah payung PNPM Mandiri.  Program ini dilaksanakan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam perbaikan infrastruktur perdesaan dan mengentaskan kemiskinan di wilayah perdesaan serta penanganan permasalahan sanitasi di wilayah perkotaan.

Lebih lanjut menurut Budi, dalam program USRI akan disesuaikan baik program maupun konsep  sesuai perkembangan masyarakat. Penyesuaian konsep tersebut antara lain, meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam percepatan pencapaian target MDGs, mewujudkan masyarakat berdaya dan mandiri yang mampu mengatasi berbagai persoalan kemiskinan di daerahnya, mewujudkan harmonisasi dan sinergi berbagai program pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kapasitas Pemda dalam menerapkan model pembangunan partisipasif yang berbasis kemitraan.

“Saya juga mengharap dukungan Pemprov maupun Pemda dalam bentuk Dana Biaya Operasional Proyek (BOP) untuk program ini. BOP ini merupakan tugas wajibnya daerah dan tidak akan membebani, karena kecil nilainya. Dengan adanya alokasi BOP ini maka program akan berjalan lancar dan tepat waktu,” kata Budi saat member arahan, Rabu (9/11).

Selain itu, Budi juga mengingatkan peran Dinas PU, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota di masing-masing daerah untuk selalu mendampingi pelaksanaan program ini. Menurutnya, tidak adanya pendampingan oleh dinas-dinas di daerah terlihat dari kualitas infrastruktur yang kurang mendapat sentuhan teknis.

“Meskipun program ini langsung ke masyarakat, dinas-dinas teknis terkait dapat menjadi pembina yang aktif dalam pelaksanaan program ini ,” tambah Budi.

Sosialisasi USRI

 Selaku penyelenggara, Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Dit. Bina Program Dwityo A Soeranto mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk sosialisasi kepada Pemerintah Provinsi, Kab dan Kota yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan USRI, sosialisasi terhadap materi pedoman, keseragaman persepsi mengenai skema pelaksanaan program serta untuk membahas status kesiapan kegiatan USRI di masing-masing Kab/Kota.

“Sebagai narasumber dalam sosialisasi ini kami undang perwakilan dari Bappenas, Ditjen Cipta Karya, Kementerian Dalam Negeri, wakil dari ADB serta auditor BPK untuk menjelaskan berbagai kebijakan maupun mekanisme pelaksanaan program ini,” katanya. (dvt)

Berita Terkait Komentar