ASERSI FINAL LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2017 DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

bagiankeua     27 - May - 2019     297


Sesuai hasil temuan pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Kementerian PUPR Tahun 2017, terdapat temuan pemeriksaan atas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan (KTPU) yang berpengaruh terhadap penyajian Laporan Keuangan Kementerian PUPR pada umumnya dan khususnya pada Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Atas temuan tersebut harus segera dilakukan koreksi terhadap Laporan Keuangan pada Satuan Kerja dilingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Koreksi yang dilakukan berkenaan dengan : Kelebihan Pembayaran, Kekurangan Volume Fisik, Koreksi Kapitalisasi atas Aset Tak Berwujud (ATB), Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) dan Aset Tetap Renovasi (ATR), Koreksi Revaluasi dan Koreksi SP3 ke dalam Lapora Keuangan Tahun 2017 Audited.

Bagian Keuangan dan Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan salah satu tugas dan fungsinya menjadi koordinator pelaporan keuangan tingkat Eselon I dan untuk melaksanakan koreksi audited atas laporan keuangan serta untuk mempertahankan opini auditor Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  dilaksanakan kegiatan “Koreksi Data Laporan Keuangan (SAIBA dan SIMAK BMN) Asersi Final atas Hasil Temuan Pemeriksaan BPK RI Tahun 2017”. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan selama 4 (empat) hari di hotel H Sovereign Bali pada tanggal 2 - 5 Mei 2018. Adapun peserta yang diundang sebanyak 56  Satuan Kerja dari 23 propinsi.

Pelaksanaan kegiatan dibuka oleh Kepala Bagian Keuangan dan Umum, dalam arahannya menegasakan pentingnya satuan kerja melaksanakan penyusunan laporan keuangan yang  akuntabel. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel oleh Kepala Bagian PBMN mengenai pentingnya  mempercepat proses hibah setelah itu pembahasan temuan secara detail melalui pembahasan desk. Masing-masing desk terdiri dari penanggungjawab SAIBA dan SIMAK BMN yang bertanggungjawab terhadap 3- 4 Propinsi untuk melaksanakan proses koreksi audited pada laporan keuangan masing-masing Satuan Kerja.

Pada akhir kegiatan, tim desk  bersama petugas SAIBA dan SIMAK BMN Satuan Kerja telah 100% berhasil melaksanakan koreksi atas temuan BPK RI tahun 2017. Hasil tersebut telah dikonsolidasikan menjadi laporan keuangan tingkat Kementerian PUPR.