Foto: Acara penandatanganan Rapat Pemenuhan Pembiayaan (Financial Close) Proyek KPBU SPAM Semarang Barat, di Semarang, Rabu (22/0520/2019).

SPAM Semarang Barat Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Semarang – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat akan dipercepat penyelesaiannya, hal ini mengingat sangat pentingnya beradaan SPAM tersebut dalam melayani penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Semarang Barat, yang meliputi Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan, dan Tugu.

Menurut Pejabat Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Semarang Iswar Aminuddin, percepata SPAM Semarang Barat sangat penting, karena selain untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat, juga dapat menumbuhkan pertumbuhan ekonomi wilayah dan meningkatkan produktifitas masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Keuangan, dan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

"Badan Usaha Pelaksana Pembangunan SPAM Semarang Barat, pada 23 Juni 2019, akan memulai pembangunan konstruksi, dan optimistis bisa diselesaikan dalam 1,5 tahun ke depan, yaitu awal tahun 2021, lebih cepat enam bulan dari rencana sebelumnya,” katanya seusai Rapat Pemenuhan Pembiayaan (Financial Close) Proyek KPBU SPAM Semarang Barat, di Semarang, Rabu (22/0520/2019).

Hadir di acara tersebut perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Keuangan, dan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

Tia Hetwisari dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Ditjen Cipta Karya, menjelaskan, sejak tahun 2017 Kementerian PUPR telah mengalokasikan dana lebih dari Rp 321 miliar untuk pembangunan intake, pipa transmisi air baku, dan jaringan distribusi utama, termasuku melakukan pendampingan penyiapan pre-feasibility study.

Iswar Aminuddin menambahkan, penyediaan air bersih dan air minum yang layak bagi masyarakat sangat penting, karena air merupakan kebutuhan utama manusia untuk melangsungkan kehidupannya.

“Pembangunan SPAM Semarang Barat disepakati dipercepat, apalagi salah satu tujuan penting dari keberadaan SPAM Semarang Barat adalah untuk mengurangi penggunaan air bawah tanah dan untuk mengatasi kekeringan yang selama ini terjadi di tiga kecamatan tersebut,” katanya.

Pada tahap pertama, Badan Usaha Pelaksana (BUP) akan melakukan pemagaran lahan dan landfill, diikuti pembangunan IPA/intake. Dalam melakukan pembangunan kontruksi, BUP SPAM Semarang Barat akan diawasi oleh konsultan pengawas independen.

Penganggaran SPAM Semarang Barat dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan menghabiskan anggaran untuk investasi sebesar Rp 1,15 triliun. SPAM Semarang Barat ditargetkan dapat menyuplai kebutuhan air bersih bagi 420.000 jiwa atau sekitar 30 persen warga Kota Semarang melalui 70.000 sambungan rumah (SR). (pspam/yss)

 

Print Berita