Foto: Seorang ibu warga perdesaan sedang menggunakan air bersih dari kran umum program SPAM Perdesaan yang dibangun oleh Kementerian PUPR di seluruh pelosok Indonesia.

Warga Desa Muara Lesan Dambakan SPAM Perdesaan

Tanjung Redeb - Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sudah sangat populer dan dikenal oleh masyarakat desa sebagai program nasional dalam menyediakan air minum dan sanitasi melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tidak terkecuali sekitar 400 jiwa warga Kampung Muara Lesan, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Menurut Kepala Kampung Muara Lesan, Nanang, minggu lalu, warga di kampungnya sangat menunggu hadirnya program Pamsimas.

“Kami mendapat kabar bulan Mei 2019 ini tim dari Pamsimas akan memulai kegiatannya untuk pembangunan SPAM perdesaan program Pamsimas di desa kami. Maret 2019 lalu tim dari Pamsimas sudah datang untuk berkoordinasi,” kata Nanang.

Ia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih bagi lebih dari 400 jiwa warganya, warga Muara Lesan mengandalkan tiga sumur bor dan satu unit pompa air bertenaga surya.

“Kami sangat mendambakan program Pamsimas, karena warga desa akan memperoleh air bersih yang terus mengalir, dan kami siap untuk mengelolanya,” kata Nanang.

Ia juga mengatakan bahwa selama ini warganya seringkali berebut untuk memperoleh air bersih, hal ini karena terbatasnya jumlah sumur bor dan kecilnya debit air yang dikeluarkan.

Nanang menambahkan bahwa dari koordinasi yang telah dilakukan, program Pamsimas tersebut akan dibiayai oleh anggaran APBN, ditambah alokasi dana desa (ADD).

“Di Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, infonya akan dibangun program Pamsimas di tiga lokasi, salah satunya adalah di Kampung Muara Lesan,” katanya. (pspam/yss)

Print Berita